Home | Jurnal Medan | UMK Diajukan sebesar Rp1,8 juta

UMK Diajukan sebesar Rp1,8 juta

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Medan mengaku telah mengajukan besaran Upah Minimum Kota (UMK) ke Gubernur Sumut untuk disesuaikan kembali. Besaran UMK yang diajukan sebesar Rp1,8 juta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Medan, Armansyah mengatakan pengajuan besaran UMK telah dikirim ke Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho pada 24 Oktober 2013 lalu, dan sebelum dikirim telah ditandangani oleh Pelaksana Tugas Walikota Medan, Dzulmi Eldin. Sehingga saat ini sifatnya tinggal menunggu persetujuan dari Gubernur atas rekomendasi yang diajukan. Pihaknya pun berharap besaran UMK yang diajukan dengan besaran 1,8 juta rupiah dari nilai UMK yang sebelumnya sebesar 1,6 juta rupiah, dapat disetujui mengingat para buruh di Sumut saat ini telah mendesak agar UMK dapat direvisi kembali.

Sebelumnya ribuan buruh di Medan, Deliserdang, dan Serdangbedagai berdemonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara di Medan. Buruh yang tergabung dalam berbagai elemen serikat pekerja itu menuntut pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 50 persen pada 2014 mendatang. Menurut para buruh, UMP Sumut dan UMK Medan, Deliserdang, dan Serdang Bedagai harus dinaikkan untuk mengimbangi lonjakan harga pasar yang dipengaruhi kenaikan harga bahan bakar minyak.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in