Home | Jurnal Medan | Pelanggaran UU Ketenagakerjaan Masih Tinggi

Pelanggaran UU Ketenagakerjaan Masih Tinggi

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Hingga saat ini masih banyak perusahaan di Sumatera yang mengabaikan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan mengenai Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan hak-hak para tenaga kerja. Mulai dari upah yang dibawah UMK, pekerja yang hanya berstatus kontrak dan persoalan lain yang belum selesai. Namun ditengah tingginya pelanggaran tersebut, justru belum ada perusahaan yang mendapat sanksi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Utara, Bukit Tambunan mengatakan, sejauh ini pihaknya hanya melakukan pembinaan saja kepada perusahaan yang melanggar peraturan perundang-undangan. Jumlah perusahaan yang mendapat pembinaan tersebut diakui Bukit cukup banyak.

Bukit berharap agar perusahaan dapat menerapkan aturan undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan undang-undang nomor 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Sebab menurut data PT PT Jamsostek, angka kecelakaan kerja di Sumatera Utara hingga saat ini masih cukup tinggi yaitu rata-rata 23 kasus tiap hari.

Bukit pun mengatakan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha yang baik akan menciptakan proses produksi yang baik di kawasan-kawasan industry. Kedua belah pihak diharapkan dapat saling memehami hak-hak masing-masing. Bila ada masalah diharapkan dilakukan pembicaraan secara bipartit agar tuntutan para buruh bisa diakomodir baik oleh para pengusaha dan keinginan pengusaha juga dapat dipahami oleh buruh sehingga menghasilkan solusi yang tepat.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in