Home | Jurnal Medan | Musim Hujan,Waspada Longsor dan Banjir

Musim Hujan,Waspada Longsor dan Banjir

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat saat ini Sumatera Utara khususnya Kota Medan telah memasuki masa puncak musim hujan dengan intensitas antara sedang hingga lebat. Masyarakat pun diharapkan untuk waspada, sebab tidak hanya berpotensi mengakibatkan banjir namun juga longsor.

Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Badan Meterorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Polonia Medan, Mega Sirait mengatakan,  tingginya curah hujan saat ini disebabkan oleh adanya gangguan cuaca di wilayah Pantai Barat Sumatera (Pantai India) dan perairan Filipina, yang kemudian turut memberikan dampak pada kondisi cuaca di wilayah ini. Curah hujan mencapai 400-an millimeter dan memicu terjadinya banjir.

Warga yang tinggal di daerah hilir diminta lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di bantaran sungai. Sebab air kiriman dari arah hulu ke hilir akan sering terjadi di masa puncak musim hujan Oktober ini. Ditambah lagi, kondisi tanah saat ini yang sudah jenuh dan tidak lagi mampu menyerap air, karena hujan yang terus-terusan terjadi menyebabkan potensi banjir dengan debit air tinggi akan cukup besar peluangnya.

Mega mengingatkan untuk wilayah yang berpotensi besar mengalami banjir diantaranya yaitu wilayah Pantai Timur, meliputi Kota Medan, Serdang Bedagai, Deli Serdang dan Simalungun. Sementara untuk resiko mengalami lonsor diantaranya di daerah Tapanuli Tengah, Langkat dan Tanah Karo. BMKG juga mengingatkan bahwa kecenderungan hujan akan terjadi pada saat malam hingga pagi hari.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in