Home | Jurnal Medan | Ekspor Komoditas Pertanian Sumut Masih Didominasi Sektor Perkebunan

Ekspor Komoditas Pertanian Sumut Masih Didominasi Sektor Perkebunan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Nilai ekspor komoditas pertanian Sumatera Utara ke negera-negara mitra dagang masih lebih besar disumbang oleh sektor perkebunan. Menurut data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut (Disperindagsu) dari total nilai ekspor komoditas pertanian yang mencapai 1,65 miliar dollar amerika selama periode Januari hingga Agustus 2013 hanya sekitar 0,22 persen saja nilai ekspor disumbang dari sektor pangan (holtikultura).

Kepala Seksi Hasil Pertanian dan Pertambangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Fitra Kurnia mengatakan, kecilnya angka ekspor sektor pangan karena kondisi pasar yang masih terbatas dimana ada beberapa negara yang menetapkan standar ekspor yang cukup ketat. Salah satunya negara Jepang yang memiliki aturan baku mengenai syarat masuknya komoditas holtikultura mulai dari ukuran produk hingga kemasan.

Fitra menyebutkan, dari total nilai ekspor produk pertanian yang mencapai 1,65 miliar dollar amerika komoditas sektor pangan hanya menyumbang 13,8 juta dollar amerika nilai ekspornya. Adapun negara tujuan untuk komoditas holtikultura ini masih dominan ke negara Malaysia dengan jenis tanaman kubis, kol, tomat dan wortel.

Saat ini produk perkebunan masih menjadi komoditas unggulan ekspor. Dimana untuk jenis tanaman ini negara tujuan ekspor masih lebih besar ke negara-negara seperti China, India, Pakistan, Uni Eropa, Amerika Serikat, Malaysia, Jepang, dan negara Asia lainnya. Sedangkan untuk kendala utama sendiri saat ini produk ekspor Sumut masih dikirim dalam bentuk bahan baku dan barang setengah jadi.RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in