Home | Jurnal Medan | BOM Tindak 16 Produsen Obat Berbahaya ke Jalur Hukum

BOM Tindak 16 Produsen Obat Berbahaya ke Jalur Hukum

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Hingga September 2013, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan telah membongkar 16 kasus penyelundupan obat dan makanan yang berbahaya ke Sumatera Utara dengan jumlah tersangkanya lebih dari 16 pelaku. Kasus tersebut saat ini tengah dalam proses jalur hukum dengan harapan sampai ke penjatuhan hukuman pidana.

Kepala BPOM Medan, I Gede Nyoman Sugandi mengatakan, setiap tahun jumlah kasus yang berhasil dibongkar BPOM Medan terus berkembang. Pada tahun 2011, BPOM Medan telah membongkar 12 kasus peredaran obat dan makanan yang berbahaya. Selanjutnya tahun 2012 meningkat menjadi 13 kasus dan hingga september 2013 ini, ada 16 kasus kasus yang telah terbongkar.

Nyoman mengakui tingkat peredaran barang-barang ilegal ke Sumatera Utara cukup tinggi, bahkan modus yang digunakan pun beragam dan masih dengan cara-cara lama, yakni melalui jalur tikus. Kemudian para tersangka banyak bertindak nekad, sebab meski selalu tertangkap, namun tetap mencuri-curi kesempatan agar produk ilegal tersebut masuk ke Medan.

Melihat semakin banyaknya produk ilegal yang masuk ke wilayah Sumut, BPOM akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap produk yang masuk, khususnya menghadapi masyarakat ekonomi asean atau MEA tahun 2015 mendatang. RW

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in