Home | Jurnal Medan | Penerima Raskin Di Sumut Menurun

Penerima Raskin Di Sumut Menurun

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Jumlah penerima manfaat beras miskin (raskin) di Sumatera Utara, menurun hampir 46 ribu rumah tangga sasaran (RTS). Penurunan ini seiring dengan penurunan alokasi raskin yang dilakukan pemerintah secara nasional. Meski demikian, kebijakan pemerintah menyalurkan raskin sebagai bagian dari kompenasasi kenaikan bbm beberapa waktu lalu, berpotensi mendongkrak volume penyaluran raskin di Sumatera Utara.

Humas Bulog Sumut, Rudi kepada Smart FM, Senin (23/9/2013) mengatakan, jumlah penerima manfaat beras miskin di Sumatera Utara menurun hampir 46 ribu rumah tangga. Jika pada pertengahan Juli 2012 lalu jumlahnya mencapai lebih dari 792 ribu rumah tangga sasaran, maka pada semester pertama 2013 hanya sekitar 746 ribu rumah tangga sasaran.

Dengan rata-rata penyaluran sebesar 15 kilogram per bulan, maka untuk 2013 ini maka penyaluran raskin di sumut mencapai 11,2 ribu ton perbulan, atau lebih dari 134 ribu ton pertahun. Kondisi ini berbanding lurus dengan penyaluran raskin secara nasional, yang pada tahun ini juga turun dari 17,5 juta ton menjadi sekitar 15,5 juta ton.

Meski jumlah RTS penerima raskin menurun, namun Rudi mengaku penyaluran raskin ini akan bertambah. Hal itu dikarenakan adanya kebijakan pemerintah untuk menambah penyaluran raskin sebanyak 3 kali tahun ini. Penambahan tersebut sebagai kompensasi atas kenaikan BBM bersubsidi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dalam tahun ini, rumah RTS raskin akan menerima raskin sebanyak 15 kali. Dengan total penyaluran mencapai 168 ribu ton. – Wahyudi Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in