Home | Jurnal Medan | Pemerintah Diminta Konsisten Laksanakan Festival Danau Toba

Pemerintah Diminta Konsisten Laksanakan Festival Danau Toba

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata (Asita) Sumatera Utara, meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Pemerintah Kabupaten di sekitar Danau Toba, secara konsisten melaksanakan Festival Danau Toba di awal September setiap tahunnya. Hal itu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sebelum pelaksanaan Festival Danau Toba 2013, yang dilaksanakan pekan pertama September lalu.

Wakil Ketua Asita Sumut, Chleman Gultom kepada Smart Fm, Jumat (20/9/2013) mengatakan, konsistensi waktu pelaksanaan Festival Danau Toba ini dinilai penting, untuk mempermudah pengusaha biro perjalanan dan wisata, membantu pemerintah mempromosikan Festival Danau Toba kepada masyarakat global. Termasuk pada mitra-mitra biro perjalan dan wisata mereka di luar negeri.

Menurut Chleman, kurang maksimalnya kunjungan wisatawan internasional dan dari luar Sumatera Utara pada pelaksanaan Festival Danau Toba 2013 lalu, satu diantaranya karena kurangnya promosi paket perjalanan yang disediakan perusahaan biro perjalanan. Namun disisi lain perusahaan biro perjalanan wisata juga ragu dengan jadwal pelaksanaan yang seringkali tertunda-tunda seperti pada Pesta Danau Toba di tahun-tahun sebelumnya. Disamping waktu pelaksanaan, Chleman meminta pemerintah konsistensi dalam menyiapkan pembangunan sarana dan prasarana kepariwisataan di sekitar Danau Toba. Karena jika melihat pelaksanaan festival danau toba 2013, para wisatawan masih kesulitan mendapatkan penginapan dan juga transportasi yang baik. Khususnya di kawasan-kawasan wisata baru di sekitar wilayah Danau Toba.

Pemerintah juga diminta menjadikan insiden kecelakaan kapal pada Festival Danau Toba 2013 lalu, sebagai pelajaran, dan menyiapkan langkah antisipatif sejak dini. Karena jika kondisi itu terjadi berulang pada Festival Danau Toba tahun depan, program Festival yang sudah dicanangkan selama 5 tahun hingga 2018, kemungkinan besar akan mengalami kegagalan untuk merevitalisasi kepariwisataan di Danau Toba. – Wahyudi Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in