Home | Jurnal Medan | Warga Sekitar Sinabung Minta Perbaikan Sistem Peringatan Letusan

Warga Sekitar Sinabung Minta Perbaikan Sistem Peringatan Letusan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Warga di sekitar kaki Gunung Sinabung menyayangkan tidak adanya pemberitahuan dini kepada warga, atas peningkatan intensitas Gunung Sinabung. Padahal di sekitar kaki gunung, telah terdapat pos pemantaun yang dijalankan oleh pemerintah, melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM.

Salah seorang warga asal Desa Kutagugung Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo. Terkelin Sembiring kepada Smart Fm, Selasa (17/9/2013) mengatakan, masyarakat yang tidak memiliki pengetahuan untuk memperhitungakan aktifitas Sinabung, sangat bergantung dari info yang disampaikan Pos Pemantauan. Namun Pos Pemantauan justru tidak menyampaikan informasi peringatan apapun kepada masyarakat, hingga letusan terjadi. Kondisi itu pun telah membuat masyarakat panik, dan banyak yang hampir menjadi korban saat proses evakuasi.

Terkelin juga mengaku, sesaat setelah letusan, ia mencoba mengakses laman resmi PVMBG dan juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPT), namun ia tetap tak mendapatkan informasi apapun. Oleh karena itu pemerintah diharapkan dapat segera memperbaiki sistem peringatan dini letusan Sinabung. Sehingga jika kembali terjadi peningkatan intensitas, warga dapat segera bersiap-siap untuk mengelakkan dampai negatif letusan.

Untuk diketahui, jumlah pengungsi letusan Sinabung saat ini telah mencapai 15 ribu jiwa. Mereka ditampung di 12 lokasi penanganan pengungsi, yang tersebar di daerah Brastagi dan Kabanjahe – Wahyudi Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in