Home | Jurnal Medan | Pemadaman Bergilir, PLN Salahkan Kegagalan Tender

Pemadaman Bergilir, PLN Salahkan Kegagalan Tender

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pemadaman bergilir yang terjadi di Sumatra Utara, terutama selama Ramadan menimbulkan banyak kesulitan di masyarakat. Di balik permasalahan pemadaman, PT PLN (Persero) Regional Sumut punya alasan tersendiri. Selain soal defisit, alasan lainnya akibat gagal tender atau molornya tender perbaikan mesin PLTU 1 dan GT 1.2 yang tengah rusak.

GM PLN Pembangkitan Sumbagut Bernadus Sudarmanto mengatakan, untuk perbaikan dua pembangkit yang tidak beroperasi yakni PLTU 1 dan GT 1.2 saat ini sudah dilakukan proses tender dengan nilai Rp5,4 miliar, namun sempat terjadi kegagalan tender, karena harga pokok satuan terlalu rendah sehingga tidak ada pengusaha yang sanggup menjalankan proyek tersebut. Selain itu, daya listrik belum tercukupi atau masih defisit karena keterlambatan masuknya pembangkit baru seperti PLTU Pangkalan Susu dan PLTA Nagan Raya. Hal ini mengakibatkan perawatan pada pembangkit yang sudah ada, tidak bisa dilakukan karena daya listrik yang diharapkan menggantikan belum terealisasi.

Anggota Pansus Kelistrikan DPRD Sumut, Muhammad Nasir mengatakan, intensitas pemadaman listrik  semakin tinggi dan lebih sering terjadi. Hal ini menyebabkan umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa sudah mulai kesal dengan pemadaman bergilir di saat-saat sakral seperti waktu sahur, waktu salat Subuh, berbuka puasa, dan saat tarawih. Pelaku usaha pun sudah kecewa dengan pelayanan PLN.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in