Home | Jurnal Medan | Pemerintah Indonesia Komersilisasikan Riset Nasional Di Forum APEC

Pemerintah Indonesia Komersilisasikan Riset Nasional Di Forum APEC

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pemerintah Indonesia menginisiasi pembentukan konektifitas penelitian di Forum Pimpinan Tertinggi Negara APEC. Konektifitas itu dinilai penting, khususnya untuk mewujudkan dukungan negara-negara APEC, terhadap riset-riset di negara-negara berkembang, yang selama ini tertahan akibat sejumlah kendala internal di masing-masing negara.

Menteri Riset dan Teknologi RI - Gusti Muhammad Hatta kepada Smart FM, Jumat (5/7/2013) mengatakan, konektifitas ini sudah menjadi agenda delegasi Indonesia pada KTT APEC 2013 di Bali – Oktober mendatang. Buat Indonesia sendiri, terjalinnya konektifitas ini penting untuk memanfaatkan ratusan riset peneliti domestic yang selama ini stagnan dan belum diproduksi secara masif. Ia berharap ada dukungan berupa peningkatan kapasitas peneliti, produksi hingga promosi, sehingga perwujudkan kemajuan secara bersama-sama sebagai jargon yang diusung APEC benar-benar bisa terealisasi.

Gusti mengungkapkan, Indonesia sendiri saat ini memiliki beberapa hasil riset yang layak didukung. Seperti produk bibit padi berteknologi nuklir yang dihasilkan Badan Tenaga Nuklir (Batan). Dimana bibit tersebut dapat mendongkrak produksi padi hingga 10 ton perhakter, dari rata-rata produksi padi nasional yang hanya 6 ton perhektare. Selain itu ada pula teknologi pengolahan radioisotop, yang kini dilirik sejumlah konsumen dari negara-negara maju, untuk kepentingan teknologi kesehatan berbasis nuklir mereka. – Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in