Home | Jurnal Medan | Penerimaan Devisa Ekspor Sumut Turun Hampir 5%

Penerimaan Devisa Ekspor Sumut Turun Hampir 5%

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, mencatat terjadinya penurunan pada kinerja ekspor 7 komoditas utama asal Sumatera Utara. Penurunan itu pun telah menyebabkan berkurangnya penerimaan devisa ekspor Sumatera Utara sebesar hampir 5 persen.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut - OK Hajizi kepada Smart FM, Rabu (3/7/2013) mengatakan, penurunan permintaan ini terdorong oleh kegiatan perekonomian di Amerika Serikat dan Uni Eropa, yang belum kunjung pulih setelah terhempas krisis keuangan sejak beberapa tahun terakhir. Padahal kedua wilayah itu merupakan negara tujuan ekspor utama produk unggulan Sumatera Utara.

Tercatat, sepanjang periode Januari-Mei 2013 ekspor tujuh komoditas utama mengalami penurunan, dari hampir 4,3 miliar dolar dengan volume sekitar 3.2 juga ton pada Januari-Mei 2012, menjadi hanya sekitar 4,1 miliar dolar dengan volume lebih dari 3.7 juta ton pada periode Januari-Mei 2013.

Hajizi menambahkan, penerimaan devisa Sumatera Utara sedikit tertolong dengan hasil ekspor ke negara-negara ASEAN dan Asia Timur, yang terbilang masih cukup positif. Termasuk kinerja ekspor ke negara tujuan ekspor baru di wilayah Afrika dan Timur Tengah yang dirintis pemerintah dan pengusaha sejak pertengahan tahun lalu. – Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in