Home | Jurnal Medan | BNPB : Sumut Rentan Bencana Hidrometeorologi

BNPB : Sumut Rentan Bencana Hidrometeorologi

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat di Sumatera Utara, untuk mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi, yakni bencana yang muncul akibat perubahan cuaca secara ekstrem, dari sangat panas menjadi sangat lembab. Dimana bencana tersebut akan sangat potensian memunculkan wabah penyakit, serta terganggunya siklus tanaman para petani.

Peringatan BNPB itu, didasari atas laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan jika pada musim kemarau 2013 ini, curah hujan akan cukup tinggi, dan perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu, tanpa menujukkan gejala yang bertahap.

Kepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB - Sutopo Purwo Nugroho kepada Smart FM, Rabu (5/6/2013) mengatakan, kondisi yang demikian itu dapat menyebabkan terjadinya hujan berintensitas tinggi dan menimbulkan banjir, longsor serta memicu hama penyakit, yang pada gilirannya menimbulkan gagal panen dan dampak lingkungan lainnya.

BNPB juga meminta masyarakat me waspadai potensi angin puting beliung serta gelombang pasang yang berpotensi meningkat selama 2013 akibat anomaly cuaca tersebut.  

Sutopo memaparkan, kewaspadaan terhadap bencana ini penting, karena selama Januari-Mei 2013 lalu, telah terjadi 573 kasus bencana hidrometeorologi, yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Dimana akibat bencana tersebut 252 orang dilaporkan meninggal dunia, 512.080 orang menderita luka dan terpaksa mengungsi serta 30.525 unit rumah rusak. Belum lagi puluhan kerusakan fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah dan gedung pemerintah.Riri Wahyuni (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in