Home | Jurnal Medan | Imbas Kenaikan TDL Mulai Sulitkan Pelaku UKM

Imbas Kenaikan TDL Mulai Sulitkan Pelaku UKM

By
Font size: Decrease font Enlarge font

UKM Center Sumatera Utara mengaku, Implementasi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sekitar 15 persen sejak awal april lalu, mulai berdampak serius terhadap keberlangsungan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Sumut. UKM Center mencatat, saat ini sekitar 20 persen UKM di Sumut yang terancam gulung tikar, akibat tak sanggup menanggung biaya produksi yang melonjak akibat kenaikan TDL.

Ketua UKM Center Sumut - Denni Faisal Mirza kepada Smart FM, Rabu (17/4/2013) mengatakan, ancaman tersebut muncul karena para pelaku UKM tak sanggup menutupi biaya pengeluaran yang membengkak. Apalagi kondisi itu terjadi ditengah nilai pendapatan yang tidak naik akibat serangan produk impor. Kebanyakan pelaku UKM yang terancam gulung tikar itu umumnya merupakan UKM di sektor tekstil dan konveksi, karena UKM di sektor ini sangat bergantung pada listrik PLN untuk operasional mesin produksinya.

Denni juga mengatakan, jika pemerintah tetap akan memberlakukan kenaikan TDL, pihaknya sangat berharap agar pemerintah memberikan subsidi silang secara nyata kepada pelaku UKM. Seperti dalam bentuk pelatihan-pelatihan, maupun mempermudah perijinan dan sertifikasi. Sehingga dapat membantu UKM dalam meningkatkan kualitas produk ditengah persaingan pasar yang semakin ketat. Riri Wahyuni (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in