Home | Jurnal Medan | Harga Bawang Di Medan Kembali Normal

Harga Bawang Di Medan Kembali Normal

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Setelah sempat menyentuh harga hingga Rp.60 ribu per kilogram, harga komoditi bawang di Medan sudah mulai menurun. Sejumlah distributor komoditas itu mengaku, penurunan didorong oleh distribusi pasokan bawang yang telah kembali lancar, pasca masuknya impor dari Thailand.

Salah satu distributor bawang di Medan, Damaria Samosir kepada Smart FM, Selasa (15/4/2013) mengatakan, setelah berlabuh di Pelabuhan Belawan, bawang-bawang yang diimpor dari Thailand itu langsung dikirim ke sejumlah pasar tradisional yang ada di Medan, guna memberikan dampak tekanan terhadap pertumbuhan harga. Akibat importasi itu, harga bawang di tingkat distributor saat ini mencapai Rp.35 ribu, sedangkan yang telah sampai di pasar, dihargai senilai Rp.45 ribu perkilogram.

Damaria pun optimis ke depannya ketersediaan pasokan bawang akan dapat terjaga. Kondisi itu seiring dengan telah adanya perjanjian pembelian barang dengan perusahaan asal Thailand, untuk mengirimkan suplai bawang dari Thailand secara berkesinambungan. Tibanya bawang impor asal Thailand ini, seolah menampar pemerintah. Karena bawang yang berasal dari Thailand, yang notabene merupakan bawang asal Thailand, lebih dahulu tiba di Medan dibandingkan bawang hasil pembudidayaan di kawasan Pemerintah dinilai telah gagal membuat skema kebijakan untuk melindungi produksi dan distribusi produk ke wilayah dalam negeri. Ironisnya, pasokan bibit dari wilayah di Pulau Jawa itu, justru datang terlambat. - Riri Wahyuni (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in