Home | Jurnal Medan | Pemadaman Listrik Rugikan Pengusaha Hingga Rp.100 Miliar

Pemadaman Listrik Rugikan Pengusaha Hingga Rp.100 Miliar

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pemadalam Listrik secara menyeluruh untuk wilayah Sumatera Bagian Utara akibat kerusakan perangkat pembangkit di Sicanang Belawan kemarin, telah membuat kalangan pengusaha menanggung rugi. Tak tanggung-tanggung, nilai kerugian yang terjadi dialami berkisar hingga Rp.100 miliar

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumatera Utara, Parlindungan Purba mengatakan, PLN harus bertangungjawab, dan memberikan penjelasan logist terkait peristiwa yang telah merugikan banyak pihak ini. Ia berharap, momentum pemadaman listrik kemarin bisa dijadikan pintu masuk untuk melakukan pembenahan system kelistrikan di Sumut, termasuk pengevaluasian terhadap kinerja PLN.

Dalam menghadapi pemadaman itu, Parlindungan mengaku jika pelaku usaha kecil lah yang paling merasakan dampaknya. Karena pada umumnya usaha kecil terpaksa menghentikan produksi karena ketiadaan listrik. Sementara perusahaan-perusahaan besar masih bisa melanjutkan produksi, karena memiliki generator pendukung. Begitupun perusahaan besar tetap merugi, karena harus menambah biaya produksi untuk membeli bahan bakar generatornya.

Untuk diketahui, kemarin pembangkit listrik di Sicanang Belawan mati total secara tiba-tiba, diduga karena kondisi mesin yang sudah tua. Akibat dari itu, sejumlah pembangkit di Belawan mendadak mati total yakni, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebanyak 4 unit, satu unit mesin Gas Turbin (GT) 21, satu unit mesin GT 22, satu unit GT 11, pembangkit Steam Turbin 10, Steam Turbin (ST) 12 dan PLTG Lot 3. – Riri Wahyuni (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in