Home | Jurnal Medan | Rahudman Minta Bawang Tangkapan Bea Cukai Dilepas Ke Pasar

Rahudman Minta Bawang Tangkapan Bea Cukai Dilepas Ke Pasar

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Walikota Medan Rahudman Harahap, meminta kepada Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumatera Utara, untuk segera melepaskan 9 ton bawang ilegal hasil tangkapannya pada pekan lalu, ke pasar-pasar yang ada di Medan. Hal itu guna mempengaruhi tingginya harga jual komoditi bawang yang telah menembus angka Rp.40 ribu.

Rahudman kepada Smart FM, Senin (18/3/2013) mengaku, disamping itu membantu pemerintah mengatasi kelangkaan pasokan dan kenaikan harga, Direktorat Bea dan Cukai dapat pula memberikan pemasukan pada Negara, jika bawang-bawang ilegal itu dilepaskan ke pasaran dengan harga normal, seperti saat belum terjadinya kenaikan harga. Berbeda jika bawang-bawang itu hanya disimpan di gudang, dan akhirnya terpaksa dibuang karena mengalami pembusukan.

Rahudman sendiri mengaku akan segera menyurati Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta, untuk menyampaikan permohonan itu secara resmi. Ditargetkan surat tersebut dapat diproses pada minggu ini juga, sehingga jikapun nantinya di lepas ke pasar, bawang-bawang ilegal itu masih layak konsumsi.

Untuk diketahui, pekan lalu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Wilayahnya di Sumatera Utara menyita 9 ton bawang ilegal darurat Malaysia, yang akan dibawa ke Sumut melalui perairan tanjung api-api di Kabupaten Asahan, untuk selanjutnya melakuan bongkar muat di Belawan.

9 ton bawang ilegal tersebut terdiri dari karung bawang putih seberat 666 kilogram, dan sebanyak 926 karung bawang merah dengan berat 8.334 kilogram. Jika dikalikan dengan asumsi haga berlaku sekitar Rp.40 ribu pada saat ini, total nilai bawang ilegal itu mencapai Rp.360 juta rupiah. – Riri Wahyuni (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in