Home | Jurnal Medan | 854 Hektar Lahan Pertanian di Sumut Rusak

854 Hektar Lahan Pertanian di Sumut Rusak

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pemerinah Provinsi Sumatera Utara mengungkapkan, sekitar 854 hektare lahan pertanian di Sumatera Utara, mengalami kerusakan selama 2 bulan terakhir. Perubahan cuaca yang cukup ekstrim, serta terjadinya sejumlah bencana dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir, disinyalir menjadi penyebabnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Sumatera Utara, total 854 hektare itu menyebar di setidaknya 5 kabupaten yang ada. Dimana Kabupaten Karo sebagai daerah yang mengalami kerusakan lahan pertanian terbesar, mencapai 624 hektare. Disusul Deli Serdang yang mencapai 140 hektare, lalu sisanya di Kabupaten Toba Samosir, Serdang Bedagai dan Labuhan Batu.

Kepada Smart FM, Jumat (8/3/2013), Kepala Bidang Pengelolaan Lahan, Air dan Sarana Prasarana Dinas Pertanian Sumut, Adam Brayun Nasution mengatakan, pihaknya mengaku kerusakan lahan ini cukup mengkhawatirkan. Namun karena luasannya yang terbilang relatif kecil, maka belum akan berdampak pada penurunan produksi.

Masyarakat pun diminta untuk tidak panik, karena pada dasarnya produksi, pasokan dan ketersediaan beras di Sumut masih relatif stabil. Kepanikan justru akan membuat harga naik, akibat spekulasi yang dilakukan sejumlah pihak. Dalam kondisi itu, masyarakat tentunya menjadi pihak yang tidak diuntungkan. – Riri Wahyuni (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in