Home | Jurnal Medan | Pertamina Batasi Pembelian Elpiji

Pertamina Batasi Pembelian Elpiji

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Sejumlah pengusaha pengelola pangkalan gas elpiji di Medan, menyesalkan langkah PT Pertamina membatasi pembelian gas elpiji ukuran 3 kilogram oleh para agen. Pasalnya pembatasan tersebut dilakukan justru saat para pengusaha pengelola pangkalan tengah meraup untuk akibat kenaikan permintaan dari masyarakat.

Seorang pengusaha pengelola pangkalan gas elpiji di bilangan Gagak Hitam Medan, Juanda kepada Smart FM (4/2/2013) mengatakan, dalam kondisi tanpa pembatasan pembelian, ia mampu menjual hingga 200 tabung perhari, dengan harga setiap tabung mencapai Rp.16 ribu per tabung. Sementara saat ini, jumlah tersebut menurun hampir 50 persen, dan para pengusaha pengelola pangkalan gas, terpaksa menaikkan harga hingga Rp.1000, untuk menutupi biaya operasional.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Customer Relation PT Pertamina UPMS I Sumatera Bagian Utara, Sonny Mirath, membantah adanya pembatasan pembelian dari Pertamina. Ia mengaku Pertamina telah menyalurkan pasokan sesuai dengan kuota yang ditetapkan pemerintah untuk setiap daerah. Pertamina diakuinya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pembatasan. Namun tingginya konsumsi masyarakat, seiring beralihnya pengguna elpiji 12 kilogram yang beralih ke elpiji ukuran 3 kilogram.

Pertamina sendiri sejatinya siap menyalurkan berapapun yang dibutuhkan masyarakat. Namun pemerintah harus terlebih dahulu menjamin, jika penyaluran tersebut akan ditampung dalam kuota yang mendapatkan subsidi dari pemerintah. - Muhammad Rizki (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in