Home | Jurnal Medan | Pedagang Telur di Medan Tak Bisa Naikan Harga

Pedagang Telur di Medan Tak Bisa Naikan Harga

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pedagang di sejumlah pasar di Medan mengaku, belum dapat menaikkan harga jual telur ayam. Padahal harga pengambilan oleh pedagang sudah terlanjur naik, seiring kenaikan harga jual ikan dan daging ayam ras.

Salah seorang pedagang telur di Pasar Simpang Limun Medan, A Peng mengatakan, para pedagang terpaksa menurunkan harga jual hingga Rp.980 perbutir, agar masyarakat mau membeli telur sebagai substitusi ikan dan daging ayam.

Pada pekan lalu, harga jual telur ayam sejatinya masih relatif cukup tinggi di level Rp.1020 perbutir, namun ketahanan harga itu tak bisa dipaksakan, karena adanya kekhawatiran jika masyarakat justru mengurangi pembelian jika harga dipertahankan.

A Peng memprediksi harga pengambilan telur akan kembali normal dalam 3 hari ke depan. Kondisi itu seiring dengan proyeksi penurunan harga jual ikan dan daging ayam ras. Namun ia berharap, harga jual di pasar nantinya tidak turun terlalu jauh, agar margin keuntungan yang hilang saat harga tinggi seperti sekarang ini, dapat dikembalikan saat harga pengambilan menurun. – Muhammad Rizki (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in