Home | Jurnal Medan | Gelombang Tinggi, Harga Ikan Di Medan Meroket

Gelombang Tinggi, Harga Ikan Di Medan Meroket

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Gelombang laut setinggi hampir 2 meter di Perairan Pantai Barat Sumatera Utara, telah membuat nelayan Sumatera Utara mengurungkan niatnya melaut. Sejumlah nelayan lebih memilih mencari pekerjaan serabutan di darat, ataupun hanya sekedar memperbaiki jaring yang rusak untuk persiapan melaut setelah gelombang tinggi reda.

Namun kondisi itu telah membuat komoditas ikan laut menghilang dari sejumlah pasaran di Medan. Seperti di pasar Simpang Limun Medan, dimana sebagian besar lapang pedagang ikan terlihat kosong. Jikapun ada ikan yang dijajakan, hanyalah ikan air tawar maupun ikan laut yang kurang segar karena merupakan pasokan yang telah beberapa hari dari wilayah di sekitar Sumatera Utara.

Nora salah seorang pedagang ikan di Pasar Simpang Limun Medan kepada Smart FM, Senin (21/1/2013) mengatakan, untuk ikan laut yang banyak dikonsumsi masyarakat, harganya meningkat sekitar 40 persen. Seperti ikan kembung, dencis dan tongkol yang pada hari-hari biasa dijual dengan harga rata-rata Rp.16 ribu perkilogram, kini dijual dengan harga rata-rata Rp.22 ribu perkilogram. Kenaikan ini diakui Nora memang cukup tinggi, karena para pedagang kesulitan memenuhi permintaan warga yang memang cukup tinggi.

Sementara itu, Zainal salah seorang tekong kapal ikan yang sehari-hari beroperasi di perairan barat Sumatera membenarkan minimnya hasil laut yang dihasilkan nelayan. Cuaca buruk serta gelombang tinggi membuat nelayan hanya berani melepas jala di sekitar pinggir pantai. Sementara nelayan yang terlanjur melaut harus berlindung di balik pulau terluar agar terlindung dari hempasan ombak laut yang cukup ganas. Sehingga belum dapat kembali ke darat meskipun hasil tangkapan sudah memenuhi kapal. Kedua kondisi itu diakui menjadi penyebab minimnya pasokan ke pasar.

Zainal mengungkapkan, kondisi tersebut akan kembali membaik dalam 2 - 3 hari mendatang, seiring dengan prediksi membaiknya cuaca. Namun dipastikan tidak seluruh nelayan yang akan kembali ke darat, karena adanya ketakutan harga jual ikan akan anjlok jika seluruh tangkapan nelayan dilepas ke pasar. - Muhammad Rizki/Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in