Home | Jurnal Medan | Rahudman Minta Penerbitan Ijin Gudang di Inti Kota Dihentikan

Rahudman Minta Penerbitan Ijin Gudang di Inti Kota Dihentikan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Walikota Medan Rahudman Harahap menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan penerbitan ijin pendirian bangunan untuk peruntukkan gudang, yang berlokasi di pusat kota, khususnya di wilayah yang terbilang padat penduduk. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi kembali terjadinya kebakaran yang meluas seperti yang terjadi di wilayah padat penduduk di Jalan AR Hakim Gg.Sendok, minggu (20/1/2013) dini hari kemarin.

Rahudman kepada Smart FM saat meninjau langsung lokasi kebakaran di jalan AR Hakim, Senin (21/1/2013) menyebutkan, operasional gudang di kawasan inti kota khususnya di kawasan padat penduduk tentunya kurang relevan. Karena disamping akan mengganggu kenyamanan warga saat bongkar muat barang, material yang ada di dalam gudang, yang pada umumnya merupakan bahan mudah terbakar, juga akan membuat proses pemadaman menjadi sulit dilakukan jika wilayah tersebut dilanda kebakaran. Banyaknya material yang mudah terbakar juga akan membuat api cepat merambat, dan membakar semakin banyak rumah warga.

Disamping ijin pembangunan gudang, Rahudman juga meminta agar ijin pendirian tower telekomunikasi di atas gedung bertingkat yang berlokasi di pemukiman warga juga dievaluasi kembali. Karena jika kebakaran terjadi, disamping rambatan api, warga juga masih harus dihantui dengan ancaman rubuhnya tower. Seperti yang terjadi di kebakaran AR Hakim, dimana atas salah satu ruko yang terbakar terdapat tower telekomunikasi, yang terpaksa dirubuhkan karena gedung penyangganya telah habis terbakar.

Sementara itu terkait perubahan peruntukkan rumah toko (ruko) menjadi gudang penyimpanan, Rahudman mengaku pihaknya akan segera melakukan penertiban. Menurut orang nomor satu di Pemko Medan itu, disetiap pengurusan ijin bangunan, tertera peruntukkan yang cukup jelas, dengan segala ketentuan pencegahan dan pemadaman kebakaran yang sudah diatur. Sehingga jika terjadi peruntukkan atas ruko, maka pemiliknya akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rahudman pun menghimbau agar seluruh pengusaha pemilik gudang mengikuti instruksi tersebut. Ia menegaskan, Pemerintah Kota tak lagi ingin melihat warga kota menjadi korban akibat keinginan pelaku usaha memangkas biaya dengan meletakkan gudang penyimpanan berdekatan dengan lokasi tokonya. - Muhammad Rizki (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in