Home | Jurnal Medan | Antisipasi Banjir, Pemkab Sergai Rencanakan Pengerukan Sungai Rampah

Antisipasi Banjir, Pemkab Sergai Rencanakan Pengerukan Sungai Rampah

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara, akan melakukan pengerukan Sungai Rampah. Pengerukan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi ancaman banjir, yang kini mulai mengancam sejumlah warga yang bermukim di sepanjang pinggiran Sungai Rampah.

Bupati Sergei Tengku Erry Nuradi dalam keterangan pers yang diterima Smart FM, Selasa (8/1/2013) menyatakan, pengerukan ini cukup mendesak. Karena banjir yang mengancam wilayah di pinggiran Sungai Rampah, selain menganggu kenyamanan warga, juga dapat mengancam keberlangsungan pangan di Sumatera Utara. Pasalnya wilayah-wilayah yang berada di sekitar sungai rampah, merupakan lahan sawah masyarakat.

Erry berharap, pelaksanaan pengerukan Sungai Rampah mendapat perhatian Pemerintah Propinsi Sumatera Utara, dan dapat direalisasikan dengan menggunakan anggaran propinsi. Karena pada dasarnya, persoalan banjir bukan hanya dirasakan masyarakat Sergei, tetapi juga menjadi persoalan besar bagi masyarakat di Kabupaten/Kota di wilayah pesisir ataupun hilir. Termasuk Kota Medan yang telah menjadi kota metropolitan, namun belum bebas banjir. Sehingga pemerintah propinsi, dalam fungsi kordinasi dan konsolidasinya, mengambil tanggungjawab pengerukan tersebut.

Berdasarkan catatannya, wilayah di sekitar pinggiran Sungai Rampah, terus menjadi langganan banjir. Tercatat pada 2011 lalu, wilayah Sungai Rampah terendam banjir sebanyak 23 kali, sementara di 2012 lalu hanya 17 kali. Dimana rata-rata tingkat luapan air mencapai 1 meter, atau sepinggang orang dewasa. - Aulia Siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in