Home | Jurnal Medan | Tender Logistik Terkendala Anggaran , Pilgubsu Terancam Ditunda

Tender Logistik Terkendala Anggaran , Pilgubsu Terancam Ditunda

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Utara, mengaku belum bisa melaksanakan proses tender pengadaan logistik untuk Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) Maret 2013 mendatang. Hal itu sehubungan dengan belum dicairkannya anggaran pengadaan logistik oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu).

Ketua KPUD Sumut Irham Buana Nasution kepada Smart FM, Senin (3/12/2012) mengatakan, dana untuk kebutuhan logistik itu sendiri senilai Rp.90 miliar, dan telah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2012 lalu. Namun hingga hari ini dana itu masih tertahan di kas Pempropsu, dengan alasan yang belum jelas. Padahal menurut Irham, sesuai dengan jadwal tahapan Pilgubsu yang sudah direncanakan, paling lambat akhir bulan ini KPUD Sumut sudah harus mendapatkan rekanan yang akan menyediakan seluruh logistik Pilgubsu.

Irham mengaku, hingga saat ini pihaknya baru menerima pencairan dana senilai Rp.60 miliar rupiah, yang merupakan dana tahap pertama Pilgubsu dengan peruntukkan pemutakhiran data pemilih, serta sosialisasi waktu dan tata cara pencoblosan. Sementara untuk logistik senilai Rp.90 miliar, tertampung dalam pencairan dana tahap kedua yang harusnya sudah dicairkan bulan ini. Secara keseluruhan, KPUD membutuhkan dana sekitar Rp.250 miliar untuk seluruh pelaksanaan PIlgubsu, dimana pencairannya dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama dan kedua merupakan tahap sebelum Pilgubsu dilangsungkan, sementara tahap ketiga merupakan dana cadangan yang akan digunakan jika PIlgubsu terpaksa digelar dua putaran.

Dengan tertundanya tender pengadaan logistik ini menurut Irham, juga akan menghambat tahapan Pilgubsu lainnya. Mulai dari kampanye pasangan calon, hingga penetapan calon terpilih. Ironisnya pemerintah seolah kurang berkomitmen karena justru menghambat pencairan dana. Padahal jika proses pemilihan benar-benar ditunda, dana senilai Rp.60 miliar rupiah yang sudah dicairkan pada tahap pertama lalu akan terbuang percuma. Muhammad Rizki (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in