Home | Jurnal Medan | Minim Wakil Legislatif, Aspirasi Kesejahteraan Buruh Mandeg

Minim Wakil Legislatif, Aspirasi Kesejahteraan Buruh Mandeg

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Anggota Fraksi Medan Bersatu DPRD Medan dari Partai Buruh Juliaman Damanik, mengaku kegagalan buruh memperjuangkan hak mendapatkan kesejahteraan, lebih diakibatkan belum masuknya proses advokasi ke ranah politik. Dimana kepentingan-kepentingan buruh yang harusnya masuk dalam program legislasi daerah, cenderung teranulir karena kepentingan politik lain, yang diusung partai politik besar.

Minimnya perwakilan buruh yang duduk di legislatif pun, membuat isu-isu perburuhan sulit menembus bahasan di setiap rapat-rapat legislatif. Padahal disamping anggaran, lewat rapat-rapat legislatif itu lah aspirasi buruh harusnya dapat disalurkan.

Terkait terus datangnya desakan mensejahterakan buruh dengan kenaikan upah, menurut Juliaman akan lebih progresif jika diusung melalui jalur intra-parlemen. Partai politik diluar Partai Buruh yang selama ini mendapatkan suara dari kelompok profesi tersebut, dinilai gagal mengagregasi kepentingan kelompok mayoritas, namun marginal itu.

Kepada SmartFM, Juliaman yang baru menduduki kursi legislatif sekitar 2 bulan itu juga mengaku, perwujudan kesejahteraan buruh tentunya menjadi kewajiban semua pihak. Pemerintah, Partai Politik, Pengusaha dan Buruh dinilai harus sama-sama berkomitmen untuk membuat buruh selaku motor penggerak perekonomian, ikut tumbuh seiring pertumbuhan ekonomi, yang diklaim pemerintah.

Lebih lanjut Juliaman menuturkan, upah yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp.1,46 juta tentunya bukan angka yang cukup untuk memenuhi kehidupan buruh. Meski upah tersebut merupakan upah minimal, namun kehilangan perannya buruh dalam negoisasi upah dengan pengusaha, membuat upah minimum itu cenderung menjadi upah riil kebanyakan buruh. Ia pun meminta agar pengusaha dan pemerintah mulai berpikir terkait pengembangan kualitas buruh dengan memberikan insentif, baik berupa peningkatan keahlian, maupun investasi. Muhammad Rizki (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in