Home | Jurnal Medan | Minim SDM, Penyelesaian Kasus Hakim Nakal Di KY Mandeg

Minim SDM, Penyelesaian Kasus Hakim Nakal Di KY Mandeg

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Komisi Yudisial (KY) mencatat hingga September 2012, pihaknya telah menerima lebih dari 1200 laporan terkait kinerja buruk hakim dari masyarakat. Namun ironisnya, baru sebagian kecil saja yang telah ditindaklanjuti dan divonis bersalah.

Kepala Sub Bagian Analisis Informasi Komisi Yudisial Abdul Mukti kepada Smart FM di Medan, Jumat (9/11/2012) mengatakan, dari 1200 laporan yang masuk, baru 147 laporan yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan pada hakim terlapor, dimana 19 diantaranya telah diputus bersalah, dan diberikan hukuman. Baik hukuman berupa peringatan secara lisan dan tertulis, maupun penundaan kenaikan gaji dan pangkat, hingga mutasi ke daerah dengan kelas pengadilan lebih rendah.

Kecenderungan lambatnya penanganan laporan terkait hakim yang berperilaku menyimpang ini, diakui Mukti terjadi karena minimnya sumber daya manusia yang dimiliki komisi yudisial. “Harus kita akui memang sedikit lambat, tapi kita sudah berupaya secara maksimal untuk menyelesaikannya. Dengan jumlah hakim yang mencapai 8 ribuan orang di seluruh Indonesia, KY hanya memiliki 200 personil yang disebar di 33 propinsi yang ada, ditambah 7 orang komisioner. Tentunya enggak akan maksimal. Begitupun kita berupaya kok.”Tukasnya.

Mukti pun berharap civil society dapat mengambil peran dalam mengawasi perjalanan para hakim dalam menangani perkara. Karena sejatinya Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung sebagai wadah besar para hakim, telah terus menyuarakan paradigma penegakkan peradilan bersih di setiap kesempatan. Sehingga jika pengawasan dari civil society dapat ditingkatkan, keinginan para hakim untuk melakukan pelanggaran, dapat diminimalkan.  Muhammad Rizki (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in