Home | Jurnal Medan | Walikota Medan Segera Di Periksa

Walikota Medan Segera Di Periksa

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengaku akan segera memeriksa mantan sekretaris daerah Kabupaten Tapanuli Selatan yang kini menjadi Walikota Medan Rahudman Harahap, terkait dugaan korupsi senilai Rp.13,8 miliar dana Tunjangan Pembiayaan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2005.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Marcos Simaremare mengatakan, hingga saat in Rahudman Harahap masih berstatus tersangka, karena pihaknya masih terus mendalami temuan bukti-bukti baru terkait keterlibatannya dalam kasus korupsi tersebut. Ia pun optimis, berkas-berkas kelengkapan pemeriksaan terkait bukti-bukti baru tersebut sudah rampung akhir pekan ini.

 

“Kita akan panggil tersangka untuk diperiksa sesegera mungkin. Saat ini kita masih dalam bukti-bukti baru yang ada, hasil rekomendasi gelar perkara yang kita lakukan terakhir. Kita juga tengah memenuhi persyaratan yang diminta kejaksaan agung untuk dipenuhi dan memanggil beliau. Minggu ini kemungkinan besar berkas-berkasnya selesai, sehingga beliau bisa kita periksa.”Ujarnya pada Smart FM Kamis (11/10/2012).

 

Terkait wacana penghentian kembali penyidikan kasus yang melibatkan orang nomor satu di Medan ini lewat mekanisme Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), Marcos membantahnya. Dijelaskannya jika permintaan tersebut pernah diajukan di masa pimpinan Kejatisu sebelumnya, namun mendapatkan penolakan dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

 

“Belum, belum ada SP3. Dulu itu, tapi kan sudah ditolak. Sekarang kita lanjutkan, kita berkomitmen ini harus tuntas. Banyak pihak sudah mendesak kita menyelesaikan kasus ini sesuai ketentuan perundang-undangan.”Tandasnya.

 

Hingga saat ini, kasus korupsi dana TPAPD Kabupaten Tapanuli Selatan yang telah menyeret sejumlah nama termasuk Rahudman Harahap, baru menyidangkan 1 orang terdakwa yakni Bendahara Pemkab Tapsel Amril Tambunan. Ia pun telah divonis 1 tahun 5 bulan penjara karena terbukti bersalah dalam kasus tersebut. Rahudman sendiri ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan keterangan Amril, tanpa sekalipun diperiksa oleh penyidik Kejatisu. – Muhammad Rizki (AS)

 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in