Home | Jurnal Medan | Minim Peralatan, Dishub Medan Akui Penertiban Parkir Terhambat

Minim Peralatan, Dishub Medan Akui Penertiban Parkir Terhambat

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Dinas Perhubungan (Dishub) Medan mengaku penertiban parkir di sejumlah ruas jalan di Medan belum dapat dilakukan secara maksimal. Hal itu disebabkan karena Dinas Perhubungan memiliki keterbatasan dalam peralatan penggembok rodan kendaraan.

Kepala Dishub Medan Renward Parapat kepada Smart FM, Kamis (11/10/2012) mengatakan, saat ini pihaknya hanya memiliki sekitar 20 unit alat penggembok kenderaan jenis mobil. Jumlah tersebut tentunya sangat minim untuk menghadapi perilaku berkendara warga kota yang masih sesuka hati dalam memarkirkan kenderaan.

 

“Tingkat kesadaran masyarakat kita untuk mematuhi peraturan lalu lintas masih sangat rendah. Termasuk dalam hal parkir. Sehingga tak heran jika banyak parkir berlapis di Medan. Upaya kita untuk melakukan penertiban secara langsung dengan penggembokkan kenderaan juga terhambat, karena kita minim alat. Sekarang hanya 20 unit, dan rencananya baru akan  ditambah 20 unit lagi tahun depan.”Ujarnya

 

Renward mengungkapkan saat ini penertiban hanya dapat dilakukan melalui pendekatan terhadap juru parkir. Pihaknya mengaku telah memanggil seluruh pengelola parkir pinggir jalan di Medan, untuk diberikan pengarahan. Renward menegaskan pihaknya telah memberikan teguran keras pada pengelola parkir yang menyediakan parkir berlapis, dan mengancam akan mencabut ijin pengelolaan parkirnya.

 

“Kita sudah minta mereka memenuhi janji mereka saat pendandatangan ijin pengelolaan lahan parkir. Ke depan ini yang akan kita manfaatkan untuk menertibkan parkir belapis ini. Kalau tidak patuh, ijinya  kita amputasi:”Ungkapnya

 

Renward pun mengaku telah membangun kordinasi dengan kepolisian terkait penertiban parkir ini. Setiap kenderaan yang berhasil digembok dishub karena kedapatan parkir di tempat yang semestinya akan diajukan ke kepolisian untuk ditindak sesuai dengan ketentuan undang-undang lalu lintas.

 

“Kita sudah kordinasikan dengan kepolisian untuk masalah parkir berlapis ini. Yang kita gembok langsung itu akan ditilang oleh polisi. Sementara ke depan, kita sedang dalam tahap penjelasan pada kepolisian terkait daerah-daerah yang dilarang menjadi tempat parkir. Yang pasti tidak ada parkir berlapis, dan kepolisian bisa langsung melakukan penindakan.”Tegasnya - Muhammad Rizki (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in