Home | Jurnal Medan | 200 Orang Di Medan Terjaring Operasi Yustisia

200 Orang Di Medan Terjaring Operasi Yustisia

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Medan, menjaring 200 orang yang gagal menunjukkan identitas diri saat digelarnya operasi yustisia di Stasiun Besar Medan, Kamis (10/10/2012) siang. Diantara 200 orang yang terjaring, terdapat pula 20 warga Medan yang lupa membawa KTP.

Sekretaris Disdukcapil Medan Bahrain Effendi mengatakan, operasi yustisia ini sebagai bagian dari upaya pemerintah kota menekan angka urbanisasi ke Medan, serta menerapkan sistem administrasi kependudukan seperti yang termaktub dalam undang-undang nomor 23 tahun 2006.

 

“Operasi yustisia ini merupakan upaya kita untuk menjalankan amanat undang-undang terkait tertib administrasi kependudukan. Kita juga hendak menekan angka urbanisasi ke kota ini. Medan sudah cukup sesak dengan jumlah penduduknya, sehingga kita harus mengawasi hilir mudik masyarakat daerah lain yang masuk ke Medan.”Ujarnya pada Smart FM, Kamis (10/10/2012) petang.

 

Bahrain menegaskan, jika operasi yang akan rutin digelar ini sementara hanya sebatas himbauan. Warga yang tidak dapat menunjukkan identitas dirinya hanya diberikan teguran, untuk segera melakukan pencatatan identitas.

 

“Belum ada upaya hukum ataupun  pemulangan paksa. Masih kita tegur saja. Tapi ini sementara sifatnya. Nantinya kita akan perlakukan secara tegas baik bagi warga daerah lain, maupun warga Medan sendiri. Sekarang mengurus Kartu Identitas tidak sulit, jadi enggak ada alasan sebenarnya. Pemerintah daerah lain juga harus sigap mendata warganya, agar tak terjadi perselisihan dibelakang hari.”Tegasnya – Muhammad Rizki (AS)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in