Home | Jurnal Medan | Revitalisasi Perekonomian, Pemprov Sumut Integrasikan Perkebunan dan Peternakan

Revitalisasi Perekonomian, Pemprov Sumut Integrasikan Perkebunan dan Peternakan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pemprov Sumatera Utara menyatakan kesiapannya mengembangkan sektor peternakan di Sumut. Sektor ini rencananya akan diintegrasikan dengan sektor perkebunan, yang selama ini menjadi primadona di Sumatera Utara.

Plt. Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho mengatakan, sektor peternakan selama ini belum digarap secara maksimal di Sumut. Memang konsumsi daging kita belum ideal disini, makanya tingkat kebutuhan kita cukup rendah. Tapi ke depan ini harus dikembangkan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia kita. Apalagi saat ini, di Sumatera Utara terdapat satu kawasan ekonomi khusus (KEK) yang difokuskan pada sektor perkebunan, dimana ada potensi besar disana. Sehingga pemprov sumut merasa penting untuk mengintegrasikan seluruh sektor perekonomian ke dalam KEK tersebut, termasuk sektor peternakan.

 

“Dengan dijadikannya perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu koridor dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di kawasan Sumatera, kita harus mampu memanfaatkan KEK yang ditunjuk untuk sebesar-besarnya kemakmuran daerah. Oleh karena itu, menurut hemat saya, sektor perkebunan ini wajib dikembangkan. Jangan sampai potensi pakan ternak yang ada KEK tersebut nantinya dimanfaatkan pihak lain. Padahal itu sangat potensial untuk kita.”Jelasnya pada Smart FM, Senin (1/10/2012)

 

Dari informasi yang diperoleh, jumlah populasi sapi potong di Sumut saat ini sekitar 541 ribu ekor, atau hanya sekitar 3,7 persen dari populasi sapi nasional. Sedangkan untuk sapi perah jumlahnya hanya sekitar 894 ekor dan populasi kerbau sebanyak 114 ribu ekor. – Fika Rahma

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in