Home | Jurnal Medan | PT KAI Menolak Bertanggungjawab Atas Kecelakaan Di Perlintasan Kereta Api

PT KAI Menolak Bertanggungjawab Atas Kecelakaan Di Perlintasan Kereta Api

By
Font size: Decrease font Enlarge font

PT Kereta Api Indonesia menolak bertanggungjawab dengan cukup tingginya angka konflik antara masyarakat dan armada kereta api di Sumut. Pasalnya berdasarkan ketentuan perundang-undangan, pemerintah daerah lah yang bertanggungjawab penuh dalam pengamanan perlintasan kereta api.

Humas PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumut Aceh Hasri kepada Smart FM, Senin (1/10/2012) mengatakan, berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2007 pasal 90 D ayat 1, dinyatakan bahwa masyarakat harus mendahulukan lewatnya kereta api yang melintas di setiap jalan kabupaten kota, karena jalur kereta api merupakan jalur khusus yang dilindungi undang-undang. Undang—undang tersebut juga mewajibkan pemerintah daerah menyediakan pengamanan berupa palang pintu maupun petugas jaga perlintasan.

 

“Bukan kita yang bertanggungjawab. Jalur kereta api itu kan sudah kita beli, dan itu dilindungi undang-undang. Undang-undang juga memperbolehkan pemerintah daerah membangun jalan di atas perlintasan kereta api. Tapi bukan kita yang diminta bertanggungjawab menjaganya. Kalaupun ada yang kita jaga, itu hanya bentuk partisipasi kita. Jadi jangan kita yang dituding kecolongan menjaga perlintasan lah.”Tandasnya

 

Hasri mengungkapkan, jika saat ini terdapat sekitar 372 perlintasan kereta api di seluruh wilayah Sumatera Utara. Namun ironisnya, hanya 58 perlintasan yang dijaga oleh petugas jawatan. Sedangkan 151 lainnya hanya berupa rambu peringatan, dan 4 perlintasan dijaga pemerintah kabupaten kota.

 

“Kalau mau lihat angka partisipasi kita, dari 372, 58 perlintasan sudah kita jaga. Sementara pemerintah daerah hanya 4. Menariknya, 155 perlintasan hanya disediakan rambu, padahal palang pintu perlintasan pun bukanlah rambu lalu lintas berdasarkan undang-undang. Belum lagi ada 119 perlintasan yang belum sama sekali berpintu, ataupun dijaga.”Tutupnya – Muhammad Rizki

 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in