Home | Jurnal Medan | Tiga Daerah Ajukan Pinjaman Modal Pembangunan

Tiga Daerah Ajukan Pinjaman Modal Pembangunan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Sebanyak tiga kabupaten kota di Sumatera Utara mengajukan pinjaman yang akan dimanfaatkan sebagai modal untuk melakukan percepatan pembangunan. Pinjaman ini diajukan pada Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Kepala Sub Divisi Pelayanan Kelayakan dan Manajemen Resiko PIP Ferdian mengatakan ketiga daerah tersebut; Kota Medan, Kabupaten Karo dan Kabupaten Asahan. Mengajukan pinjaman bagi pembiayaan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah tersebut.

Proposal pinjaman yang diajukan oleh kabupaten/kota ini masih dalam proses penilaian. Sehingga target pembangunan dan besaran nilai yang dibutuhkan, belum bisa diumumkan. Jika hasil penilaian sudah selesai dianalisis PIP dan pemerintah akan mengumumkannya. Dalam pengajuan pinjaman, nilai pinjaman yang diajukan setiap pemerintah daerah bergantung pada kebutuhan masing-masing.

Namun dari jumlah pinjaman ini belum tentu sama besar denga yang dimintakan. Sebab akan bergantung pada hasil analisis yang dilakukan PIP. Untuk saat ini, PIP juga membatasi pemberian pinjaman pada pemerintah daerah yang sudah wajar tanpa pengecualian selama tiga tahun berturut-turut.

PIP menjadi salah satu unit di bawah Kementerian Keuangan RI. Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 1 tahun 2008 tentang Investasi Pemerintah, PIP dibentuk untuk membangun sektor strategis dalam rangka mensimulir pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan sumber dana yang berasal dari APBN yang dikelola secara mandiri. Selain itu, sumber dana berasal dari investasi sebelumnya yang ada, hasil kerjasama dengan BUMN dan sumber pendapatan lainnya yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. fika rahma

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in