Home | Jurnal Medan | Partai Kecil Terancam Gulung Tikar

Partai Kecil Terancam Gulung Tikar

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pembahasan revisi atas Undang-undang Pemilu Nomor 10 tahun 2008 semakin mengkhawatirkan para pengurus partai. Khususnya Parpol yang tidak mampu memenuhi ambang batas parlemen 3,5 %.

Anggota DPRD Sumatera Utara dari Partai Damai Sejaktera, Marasal Hutasoit mengatakan, keputusan ambang batas ini hanya membuat banyak masyarakat di daerah yang tidak bisa lagi memilih wakilnya. Dalam menyuarakan persoalan yang dihadapi di masyarakat. Sebab diperkirakan pada Pemilu 2014 mendatang hanya calon dari partai nasional yang akan lolos ambang batas tersebut.

Menurutnya, dengan diberlakukannya ambang batas parlemen, kemungkinan anggota dewan yang partainya tidak lolos di tingkat nasional juga tidak akan dapat berlaga di tingkat daerah. Padahal, belum tentu calon dari partai besar yang lolos di nasional bisa menyalurkan aspirasi masyarakat. Atau bahkan, bisa jadi calon dari partai besar tingkat nasional justru tidak disukai oleh masyarakat. Sehingga indikasi konflik besar berpotensi terjadi bila revisi UU ini disahkan.

Harusnya, bukan keterwakilan daerah yang harus ditutup. Melainkan jumlah fraksi di DPR yang harus dikurangi. Mengingat keberadaan fraksi-fraksi inilah yang jsutru menghambat pengambilan keputusan dan pelaksanaan roda pemerintahan. Semakin banyak fraksi justru akan membuat kinerja para anggota dewan semakin tidak maksimal. Seperti halnya yang selama ini terjadi.

Sementara itu, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara Turunan Gulo menyebutkan, angka 3,5 persen tergolong menjadi kebijakan pembatasan yang masih sangat ringan. Idealnya, angka ambang batas mencapai enam persen. Pasalnya selama ini banyak Parpol yang tidak menunjukkan kinerja secara maksimal. Sedangkan bila pembatasan dianggap sebagai pembunuhan demokrasi, justru ruang berdemokrasi yang ada selam ini tidak dimanfaatkan banyak partai.

Saat ini, menurut Gulo, tidak lagi saatnya mengembangkan demokrasi, melainkan sudah saatnya untuk melakukan konsolidasi antar Parpol. Dengan UU Pemilu yang sebelumnya, setiap kali pemilihan dilakukan akan ada partai yang diverifikasi. Partaikecil hanya muncul di saat pemilihan legislatif. Hal inilah yang semakin membuat situasi politik tanah air menjadi kurang sehat dan sulit untuk diawasi.

Sementara itu, Ketua Nasional Demokrat Sumatera Utara Ali Umri pada wawancara khusus bersama Smart FM mengaku Nasdem siap untuk menghadapi Pemilu 2014. Meski terdapat beragam bentuk pembatasan yang akan diberlakukan seiring disahkannya hasil revisi UU No 10 tahun 2008 ini. Seiring dengan persiapan verifikasi yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara.

Nasdem justru menargetkan jumlah keanggotaan melebihi jumlah yang ditetapkan oleh KPU. Dari seribu kader per kabupaten/kota yang ditetapkan, Nasdem justru mengumpulkan 3.000 bukti kader dari seluruh wilayah. Sebagai antisipasi celah atas upaya-upaya ‘mencari salah’ yang mungkin digulirkan oleh kelompok-kelompok tertentu dalam rangka menghempang Nasdem.

Namun Nasional Demokrat berharap revisi UU Pemilu ini nantinya dapat diberlakukan pada seluruh Parpol yang akan bertarung pada 2014 mendatang. Sebab diyakini masih banyak partai yang telah memiliki kursi di legislatif, tidak mampu memenuhi standar yang diberlakukan. Di tengah kondisi kejenuhan masyarakat pemilih terhadap janji-janji yang diberikan oleh Parpol.

Ali Umri memastikan, Nasional Demokrat telah mempersiapkan program kerja yang menjadikan aspirasi masyarakat sebagai program kerja. Melalui pembuatan buku pintar yang disusun berdasarkan masukan keluhan dan kebutuhan masyarakat. Sehingga nantinya, pedoman program kerja partai ini akan berbeda satu dengan lainnya. Seperti apa yang telah dilakukan Nasdem belakangan ini melalui pemberian bantuan tepat guna bagi kelompok-kelompok masyarakat. Tim

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in