Home | Jurnal Medan | Mantan Ketua KONI Binjai Dituntut 42 Bulan

Mantan Ketua KONI Binjai Dituntut 42 Bulan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Binjai, Haris Harto dituntut 3 tahun 6 bulan penjara, dalam persidangan dugaan korupsi yang melibatkan dirinya. Haris Harto juga merupakan Ketua DPRD Binjai nonaktif.

Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Heriansyah mengatakan tuntutan kurungan penjara tersebut diberikan terhadap Haris Harto dalam dugaan menyelewengan dana yang dialokasikan bagi KONI Binjai. Terdakwa diduga hanya menyalurkan setengah dari total Rp 1,7 miliar dana yang harusnya didistribusikan kembali pada cabang-cang olahraga yang tergabung dalam KONI.

Dugaan penyelewengan anggaran ini terjadi dalam kurun waktu 2007 hingga 2011. Sehingga terdakwa dituntut mengembalikan kerugian negara Rp 900 juta lebih. Ditambah lagi denda Rp 100 juta yang juga harus dibayarkan atau dapat subsider kurungan 3 bulan penjara. Termasuk penyitaan atas aset dan harta benda milik terdakwa. Hal ini sebagai tuntutan yang diajukan sebab terdakwa telah melanggar pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 dan perubahannya pada UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Menanggapi tuntutan jaksa, terdakwa Haris Harto mengaku pasrah dan menyerahkannya pada kuasa hukum yang mendampinginya dalam perkara ini. Persidangan direncanakan akan dilanjutkan dengan pembacaan jawaban terdakwa atas tuntutan tersebut (pledoi) yang dijadwalkan digelar 2 pekan lagi. Usai sidang, terdakwa pun buru-buru meninggalkan ruang persidangan. muhammad rizki

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in