Home | Jurnal Medan | Jerman dan Belanda Dominasi Tingkat Kunjungan Wisata

Jerman dan Belanda Dominasi Tingkat Kunjungan Wisata

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat meningkatnya jumlah wisatawan asal dua negara di Eropa, Jerman dan Belanda. Di tengah kondisi menurunnya tingkat kunjungan wisatawan asing ke propinsi ini selama Pebruari 2012.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumatera Utara, OK Hajizi mengatakan terjadi peningkatan jumlah wisatawan asal Belanda dan Jerman pada Pebruari lalu. Sebanyak 243 warga Jerman datang ke Sumut atau meningkat sektiar 14 persen. Sementara dari Belanda tercatat 427 orang atau naik hampir 30 persen.

Peningkatan ini diprediksi lebih terjadi akibat semakin membaiknya kerjasama bisnis antara Sumatera Utara dan kedua negara di Eropa tersebut. Khususnya dalam bisnis crude palm oil (CPO).

Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan asal Belanda dan Jerman tersebut telah mewarnai tingkat kunjungan warga negara asing ke Sumatera Utara. Di tengah kondisi menurunnya tingkat kunjungan yang mencapai sekitar 3 persen yang terjadi melalui 3 pintu masuk ke Sumut; Bandara Polonia Medan, Pelabuhan Belawan dan Tanjung Balai.

Data penurunan yang dirangkum BPS menunjukkan penurunan jumlah warga Malaysia yang datang ke Sumatera Utara. Dari 18.100 orang pada Januari turun menjadi hanya 17.580 orang pada Pebruari. Namun bila dibandingkan Pebruari 2011, jumlah ini meningkat. Sebab pada bulan tersebut hanya tercatat 17.034 warga Malaysia yang berkunjung.

Berdasarkan data, pada Pebruari 2012 tercatat 17.580 orang masuk melalui ketiga jalur tersebut. Sementara di Januari jumlahnya mencapai lebih dari 18.100 orang. Meski menurun, namun bila dibandingkan Pebruari 2011 jumlah kunjungan ini justru mengalami peningkatan sekitar 3 persen dari jumlah 17.034 orang.

Kondisi tersebut masih tetap menjadi Malaysia sebagai negara dengan jumlah warga terbesar atau 61 persen dari total jumlah pengunjung yang datang ke Sumut. Sedangkan warga Australia yang selama ini juga mendominasi tingkat kunjungan, juga mengalami penurunan hampir 45 persen. Singapura dan Amerika Serikat juga turun masing-masing sekitar 20 persen.

Penurunan terbesar tertinggi terjadi di Bandara Polonia Medan dengan jumlah penurunan mencapai 500 orang atau lebih dari 3,5 persen dibandingkan Januari 2012. Secara keseluruhan, di samping Malaysia, beberapa negara asal wisatawan yang mengalami penurunan seperti halnya Korea Selatan yang turun lebih dari 90 persen. Jepang hampir 70 persen. wahyudi aulia siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in