Home | Jurnal Medan | Obyek Wisata Di Sumatera Utara Masih Terabaikan

Obyek Wisata Di Sumatera Utara Masih Terabaikan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Warga Tangkahan mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah kabupaten Langkat terhadap obyek wisata alam Tangkahan. Padahal objek wisata ini berpotensi menambah pendapatan daerah.

Koordinator Pemasaran Objek Wisata Tangkahan Darwinta Sembiring mengatakan, saat dibukanya objek wisata tangkahan ini, Pemkab Langkat kurang memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitar Tangkahan.

Hal tersebut dibuktikan dengan infrastruktur yang belum layak untuk dilalui, penataan ruang objek wisata yang masih sederhana dan belum masuknya listrik diwilayah ini. Akibatnya biaya akomodasi menjadi lebih mahal, karena pengelola penginapan harus menggunakan genset.  

Warga berharap pemkab Langkat juga memperhatikan Tangkahan dan tidak hanya terfokus kepada objek wisata Bukit Lawang .

Tangkahan adalah sebuah kawasan di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Diapit oleh Desa Namo Sialang dan Desa Sei Serdang, Tangkahan menawarkan pemandangan yang spektakuler dan udara segar yang menyejukkan.

Kombinasi dari vegetasi hutan hujan tropis dan topografi yang berbukit, menjadikan Tangkahan sebagai tempat yang ideal untuk berwisata. Sungai Buluh dan Batang Serangan yang membelah hutan ini merupakan tipe sungai khas hutan tropis, dilengkapi dengan beraneka ragam jenis tumbuhan aneka warna dan tebing bercorak di sepanjang sungai.

Air sungai yang sangat jernih dan bernuansa hijau menciptakan panorama dan atmosfer yang alami dan mistis. Tangkahan menjadi pilihan yang tepat untuk 'bersembunyi' dari hiruk-pikuknya kota berpolusi.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in