Home | Jurnal Medan | Nasib 143 Karyawan Hotel Soechi Masing Mengambang

Nasib 143 Karyawan Hotel Soechi Masing Mengambang

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Sebanyak 143 orang karyawan Hotel Soechi Medan hingga kini masih mengambang, belum jelas penyelesaian atas hak yang bisa mereka terima paska diberhentikan. Hal ini terungkap dalam pertemuan perwakilan mantan pekerja dengan DPRD Kota Medan.

Seorang mantan karyawan hotel, Purwanto mengatakan kedatangan mereka ke DPRD Medan untuk menuntut manajemen Hotel Soechi dapat menyelesaikan pesangon atas 19 dari total 143 karyawan yang beberapa tahun lalu dipecat sepihak. Mereka belum menerima pesangon atas masa kerja yang pernah dijalani sebelum akhirnya dipecat.

Dalam pertemuan di gedung dewan itu, pekerja mendesak pembayaran pesangon dengan besaran bervariasi. Mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 2 juta per orang. Itikad baik dari manajemen hotel untuk menyelesaikan persoalan ini pun belum terlihat. Sebab meski pemecatan sudah berlangsung lama, namun hingga kini belum juga terbit kata sepakat dari sejumlah pertemuan yang pernah digelar. Uang pesangon diharapkan dapat segera dibayarkan agar dapat dimanfaatkan para mantan pekerja.

Namun tuduhan tadi disanggah oleh perwakilan Hotel Soechi datang pada pertemuan tersebut. Doni menolak bila manajemen hotel disebut tidak memiliki itikad bik menyelesaikan tuntutan pekerja. Manajemen diakui selalu mengajak mantan karyawannya untuk berdiskusi. Namun tidak satu pun di antara mantan pekerja yang bersedia hadir.

Anehnya lagi, menurutnya, di antara 19 orang yang disebutkan mantan pekerja, beberapa sudah menyatakan sepakat dengan tawaran yang diberikan perusahaan. Namun kemudian malah berubah lagi.

Dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi B DPRD Medan, kesepakatan yang dihasilkan antara lain; manajemen hotel harus menyelesaikan seluruh pesangon atas 12 orang mantan pekerja dengan nilai di bawah Rp 500 ribu. Pembayaran harus dilakukan paling lambat 1 bulan. Sementara khusus bagi 7 orang mantan karyawan lainnya, masih harus didiskusikan kembali. Sebab nilai yang diminta mantan pekerja masih terlalu besar. muhammad rizki

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in