Home | Jurnal Medan | Masyarakat Keluhkan Rencana Kenaikan BBM

Masyarakat Keluhkan Rencana Kenaikan BBM

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Seiring terus menguatnya informasi soal rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), beragam keluhan pun mulai terlontar dari sejumlah masyarakat yang ditemui Smart FM Medan.

Dani misalnya, pedagang asongan ini mengaku sangat keberatan dengan rencana pemerinah menaikkan harga BBM yang disebut-sebut mulai digulirkan April mandatang. Sebab kenaikan harga BBM akan memic naiknya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasaran.

Bilapun pemerintah ingin menaikkan harga, kenaikan yang dapat ditoleransi hanya sekitar Rp 500 per liternya. Tidak seperti wacana yang didengarnya, harga BBM akan naik menjadi Rp 6 ribu/liter. Besaran kenaikan ini dipastikan sangat memberatkan, sebab saat ini saja harga beras di pasaran Kota Medan rata-rata dijual Rp 9 ribu/kg.

Sementara Feri Wibowo yang juga berprofesi sebagai pedagang mengaku merasakan adanya dampak dari rencana kenaikan BBM. Mengingat hingga kini, harga buah-buahan yang didagangkannyamasih tetap stabil, belum naik. Sehingga diperkirakan, kenaikan harga BBM tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya, tidak berpengaruh signifikan. Meski kenaikan harga sembako akan turut mempengaruhi harga jual buah.

Diakui, kenaikan harga BBM yang dibarengi dengan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat miskin, dipastikan tidak memberi pengaruh besar terhadap upaya masyarakat penerima manfaat BLT untuk meningkatka standar kehidupan. muhammad rizki

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in