Home | Jurnal Medan | Profesionalitas Penegak Hukum di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dianggap Lemah

Profesionalitas Penegak Hukum di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dianggap Lemah

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Direktur Lembaga Bantuan Hukum Medan Nuriono mempertanyakan profesionalitas para penegak hukum di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, terkait penerbitan Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan SP3, atas kasus tindak pidana korupsi senilai hampir Rp.14 miliar dana APBD Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2005, yang menyeret nama Walikota Medan Rahudman Harahap , selaku mantan sekretaris daerah pada masa itu.

Nuriono menegaskan, keputusan penerbitan SP3 ini sangat menciderai rasa keadilan publik. Pasalnya sejak ditetapkan sebagai tersangka, Rahudman Harahap belum pernah ditahan. Alasan kurangnya alat bukti sebagai dasar penerbitan SP3 itu juga dianggap prematur, karena di awal penetapan sebagai tersangka, kejaksaan memiliki kepercayaan diri yang tinggi meskipun bukti keterlibatan yang dituduhkan hanya merupakan keterangan salah seorang tersangka di kasus tersebut.

Menurutnya Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara harus transaparan menjelaskan kepada publik. Apalagi kejatisu pernah menyampaikan kegusarannya terhadap intervensi sejumlah pihak, terkait kasus ini ketika berbicara di depan DPRD Sumatera Utara. Sejak kasus korupsi yang menyeret nama Rahudman Harahap ini mencuat ke publik, sejumlah kalangan sebenarnya telah mengungkapkan kegelisahannya akan kegagalan kejatisu menyelesaikan persoalan ini.

Selain faktor bukti dasar penetapan sebagai tersangka yang dinilai lemah, faktor kekuasaan yang dimiliki Rahudman Harahap sebagai Walikota Medan maupun karena adanya perlindungan oleh elit partai maupun kekuasaan secara nasional, juga menjadi pemicu gagalnya Kejatisu menyelesaikan persoalan ini.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in