Home | Jurnal Medan | BI Kaji Sanksi Pantas untuk Bank Sumut

BI Kaji Sanksi Pantas untuk Bank Sumut

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Berlarutnya persoalan kekosongan jabatan di Bank Sumut ternyata berbuntut panjang. Bank Daerah Sumatera Utara ini pun dihadapkan pada ancaman pemberian sanksi dari Bank Indonesia, lantaran belum mampu menuntaskan persoalan kekosongan jabatan Komisaris Independen.

Pengawas Madya Senior Kantor Bank Indonesia Medan, Indra Suheri mengatakan saat ini Bank Indonesia tengah mengkaji sanksi yang tepat bagi Bank Sumut. Melalui kajian kembali atas persoalan yang bergulir di bank tersebut. Sebab berdasarkan peraturan Bank Indonesia, perbankan yang tidak mengisi jabatan yang kosong dalam waktu sekurang-kurangnya enam bulan dapat diberikan sanksi. Berupa sanksi administrasi bagi pengurusnya.

Meski demikian, Bank Indonesia tetap akan lebih dahulu menawarkan solusi untuk mengembalikan kondusifitas di Bank Sumut. Agar situasi dapat kembali berjalan normal. Jabatan yang kosong tetap harus segera diisi.  

Menurut peraturan yang berlaku, untuk jabatan Direktur Kepatuhan PT Bank Sumut membutuhkan rekomendasi Komite Renumerasi dan nominasi atau dewan komisaris. Sedangkan saat ini, PT Bank Sumut belum memiliki dewan komisaris, paska pemberhentian tidak hormat terhadap dua akademisi Universitas Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. fika rahma

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in