Home | Jurnal Medan | Anggaran Dinsosnaker Medan Terus Di Pangkas

Anggaran Dinsosnaker Medan Terus Di Pangkas

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan mengeluhkan minimnya alokasi anggaran dari APBD 2012. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Medan, Marah Husein mengatakan, akibat keterbatasan anggaran ini, Dinsosnaker kesulitan untuk bisa memenuhi permintaan sejumlah bantuan yang diajukan masyarakat Alhasil, permintaan bantuan bagi korban kebakaran,banjir dan lainnya terpaksa harus diarahkan langsung kepada Pemerintah Kota Medan .

Anggaran sekitar Rp. 300 juta yang tersedia di 2012 ini, hanyalah anggaran bagi upaya penertiban para gelandangan, pengemis dan anak jalanan, yang nantinya digunakan untuk mendanai personil Satpol PP yang bertugas mengamankan sejumlah persimpangan jalan, lokasi mangkal para gepeng dan anjal .

Sementara itu, Al salah seorang anak jalanan di Kota Medan menyesalkan pengalokasian anggaran Dinas Sosial Tenaga Kerja hanya sebatas untuk melakukan penertiban. Padahal harusnya, dinas ini dapat memprakarsai pembangunan tempat penampungan dan pembinaan. Sebab selama ini, ketika terjaring dalam operasi penertiban, gepeng dan anjal tidak pernah mendapatkan pembinaan . Hanya sebatas tindak kekerasan semata.

Dari tahun ke tahun Dinas Sosial Tenaga Kerja tetap saja mencanangkan program penertiban gelandangan pengemis dan anak jalanan. Namun dari tahun ke tahun pula persoalan ini belum juga terselesaikan .

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in