Home | Jurnal Medan | Perum Perumnas Target Bangun 752 Rumah

Perum Perumnas Target Bangun 752 Rumah

By
Font size: Decrease font Enlarge font
Perusahaan Umum Perumahan Nasional (Perum Perumnas) menargetkan pembangunan 752 unit perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah pada tahun 2012. Pembangunan ditargetkan untuk dilakukan pada kawasan Medan utara.
 
General Manager Perum Perumnas Regional I Sumatera Bagian Utara, Parlindungan Sialagan pada Reporter Smart FM Medan, Wahyudi Aulia Siregar Selasa (17/1) mengatakan kawasan Medan utara ini merupakan daerah yang telah dijadikan kawasan Perumnas. Daerah tersebut adalah Perumnas Martubung I.
 
Diprioritaskannya kawasan ini sebagai lokasi pembangunan, sebab Perum Perumnas masih memiliki lahan yang luasnya mencapai 300 hektar. Pembangunan juga ditargetkan dapat diselesaikan dalam satu tahun berjalan. Penunjukan kawasan ini juga dilatarbelakangi oleh Rencana Umum Tata Ruang Kota (RUTRK) Medan yang mempersiapkan Medan utara sebagai target wilayah perluasan kota. Rencana ini pun dipastikan akan semakin meningkatkan kebutuhan masyarakat akan rumah tinggal.
 
Parlindungan menambahkan, di tahun 2011 lalu, Perum Perumnas telah merealisasikan penyediaan rumah bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah di Sumatera Utara sesuai target yang ditetapkan pada 2010 silam. Jumlahnya sebanyak 1488 unit yang terbagi atas dua kluster. Terdiri dari 8 unit rumah sederhana dan 1480 unit rumah sederhana terpadu.
 
Dari sisi sebaran, 1241 unit di kawasan Martubung, 12 unit di Rumbu Sialang dan 129 unit di Namorambe Kabupaten Deli Serdang. Sementara sisanya, 106 unit dibangun di Kabupaten Samosir diperuntukkan bagi Pengawai Negeri Sipil (PNS) di lingkunan pemerintah kabupaten tersebut. Dalam catatan Perum Perumnas, dari 5 propinsi wilayah kerja regional I Sumbagut, telah direalisasikan lebih dari 1786 unit. Sumatera Utara menjadi propinsi dengan realisasi terbanyak, mencapai 80 persen.
 
Meski mengklaim telah mencapai target, namum Perum perumnas mengakui jumlah realisasi itu belum maksimal. Lebih dikarenakan keterbatasan lahan dan ketidakmampuan daya beli masyarakat. Meski Perum Perumnas siap membangun berapapun kebutuhan masyarakat. wahyudi aulia siregar
 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in