Home | Jurnal Medan | Nelayan Masih Termarginalkan

Nelayan Masih Termarginalkan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Untuk mendorong upaya mengatasi diskriminasi atas nasib nelayan di Indonesia, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) mendukung kader organisasi mencalonkan diri sebagai gubernur atau wakil gubernur.

Ketua DPP HNSI Yusuf Solihin di Medan mengatakan, akan sangat baik bila pimpinan daerah mengetahui dengan pasti nasib para nelayan di wilayahnya. Oleh karena itu, HNSI akan memberikan dukungan penuh, terhadap anggota atau pengurus HNSI baik pusat maupun daerah, untuk menduduki kursi pengambil kebijakan di daerah.

  

Munculnya pemimpin daerah yang berasal dari HNSI, diharapkan dapat mendorong penuntasan beragam  persoalan yang dihadapi nelayan maupun petani. Mengingat selama ini, nasib nelayan dan petani masih kurang diperhatikan. Misalnya, tidak ada lagi diskriminasi terhadap nelayan serta adanya prioritas pembangunan yang juga berfokus pada sektor perikanan dan kelautan.

 

Selama ini, aku Yusuf Solihin, keinginan HNSI untuk menghilangkan diskriminasi terhadap petani dan nelayan, telah disalurkan melalui berbagai cara. Mulai dari jalur diplomasi sampai aksi demonstrasi. Saat ini, salah satu permohonan yang diajukan HNSI pada pemerintah pusat dan daerah, berupa subsidi pada nelayan di selurh Indonesia. Berbentuk bibit atau pakan.

 

Data HNSI menyebutkan, persoalan yang dihadapi nelayan Indonesia berupa adanya diskriminasi dari pemerintah baik pusat maupun daerah. Dalam bentuk fokus pembangunan yang diprioritaskan bagi pengembangan di darat. Sehingga nelayan tersingkir dari perhatian pemerintah. (fika rahma)

 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in