Home | Jurnal Medan | Ekonomi Sumut 2012 Tumbuh dengan Hambatan

Ekonomi Sumut 2012 Tumbuh dengan Hambatan

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Meski ekonomi Sumatera Utara pada tahun 2012 diprediksi dapat tumbuh hingga melebihi angka tujuh persen, namun Kantor Bank Indonesia Medan mengingatkan para pengambil kebijakan ekonomi di Sumut untuk mewaspadai anaman perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Medan – Kantor Bank Indonesia Medan mengingat pengambil kebijakan ekonomi di Sumatera Utara untuk mewaspadai ancaman pelambatan pertumbuhan ekonomi, pada triwulan pertama 2012 mendatang.

 
Kepala Kantor Bank Indonesia Medan Naseer Atorf mengatakan diperkirakan pada triwulan pertama tahun 2012 mendatang, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara akan dihadapkan pada hambatan. Berupa pengurangan aktivitas perdagangan internasional dari dank e Sumatera utara. Persoalan ini pun diperkirakan dapat menjadi tantangan yang cukup berat.
 
“Meski pertumbuhan ekonomi Sumut di 2011 mencapai 6,7 persen dan akan tumbuh lebih baik lagi di 2012, namun di tahun depan perlu diwaspadai adanya perlambatan,” kata Naseer Atorf memprediksi.
 
Menurutnya, ancaman ini harus ditangani secara fundamental dan komprehensif. Khususnya yang berkaitan dengan fluktuasi harga komoditi, maupun persisten inflasi. Sebab dengan target pertumbuhan ekonomi sekitar 7 persen dan inflasi sekitar 5 persen di 2012 mendatang, dibutuhkan kerja keras dari seluruh pengambil kebijakan perekonomian di daerah. Terutama dalam upaya peningkatan realisasi ekspor maupun nilai investasi.
 
Naseer Atorf menyebutkan, di samping kerja keras dan optimisme untuk terus melakukan perbaikan, perlu pula penguatan koordinasi yang berkesinambungan antara Bank Indonesia, pemerintah daerah dan pimpinan instansi vertikalnya. Maupun dengan dunia usaha dan perbankan serta kelompok ekonomi masyarakat. Sebab walau saling berkaitan, namun setiap elemen perekonomian itu memiliki persoalan khas yang hanya dapat diretas lewat koordinasi terpadu yang berkelanjutan.
 
Sementara itu, dalam catatan Bank Indonesia, perbankan tumbuh linier dengan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Begitupun Bank Indonesia akan terus berupaya memaksimalkan fungsi intermediasi perbankan. Khususnya kepada sektor-sektor produktif potensial yagn selama ini belum tersentuh perbankan. Karena di tengah hambatan pertumbuhan ekonomi, hanya sektor produktiflah yang mampu menyeimbangkannya. wahyudi aulia siregar

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in