Home | Jurnal Medan | Tingkatkan Produktivitas Peternakan melalui Ketahanan Pakan Ternak

Tingkatkan Produktivitas Peternakan melalui Ketahanan Pakan Ternak

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas peternakan di Indonesia, Kementerian Pertanian mencanangkan beragam program. Di antaranya adalah program ketahanan pakan ternak. Target swasembada daing pada 2014 mendatang pun dipastikan dapat dicapai.

Medan – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI mencanangkan program ketahanan pakan ternak sebagai salah satu upaya, dalam mencapai target swasembada daging pada tahun 2014 mendatang. Sumatera Utara dipastikan menjadi salah satu propinsi paling potensial di Indonesia yang dijadikan sebagai daerah pelaksanaan program tersebut.
 
Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro mengatakan program ketahanan pakan ternak ini penting, dalam rangka mempercepat upaya swasembada daging pada tahun 2014. Mengingat pakan memiliki peran 60 persen dari peternakan sapi. Sehingga tersedianya pakan yang berkelanjutan diharapkan dapat turut menekan biaya produksi peternak antara 5 hingga 10 persen.
 
“Program ini juga diharapkan dapat disinkronkan dengan sektor perkebunan sawit. Di mana perkebunan sawit dapat turut terbantu dalam biaya produksi pembelian pupuk,” terang Syukur Iwantoro ditemui Smart FM Medan pada Bazar Intermediasi Peternakan Ruminansia dan Perbankan yang digelar Kantor Bank Indonesia Medan di Lapangan Benteng.
 
Menurut Syukur, Sumatera Utara cukup potensial untuk melaksanakan program ini. Sebab jumlah peternakan yang besar dan luas lahan perkebunan sawit yang juga lebih besar lagi. Sehingga ketersediaan pakan ternak dengan memanfaatkan perkebunan sawit sebagai bahan baku pakan. Program sejenis ini pun digulirkan di tiga propinsi di Sumatera; Sumatera Utara, Jambi dan Bengkulu.
 
Selain itu, Syukur Iwantoro juga menyebutkan, hingga jelang akhir 211 total impor sapi Indonesia mencapai 35 persen. Di tengah kebutuhan daging yang mencapai 480 ribu ton per tahun. Namun di tahun depan, dengan sejumlah program yang dicanangkan sejak beberapa tahun lalu, diperkirakan impor dapat ditekan hingga 17,5 persen. Pada 2013, ditargetkan impor hanya akan tersisa di bawah 10 persen, seiring terpenuhinya secara bertahap target peningkatan produksi.
 
Di samping jaminan ketersediaan pakan ternak, Kementerian Pertanian juga menyiapkan 2 program prioritas lainnya. Berupa program jaminan pembibitan ternak yang baik dan program penguatan kesehatan peternakan nasional. Sebagai program pendukungnya, pemerintah juga telah mencanangkan program penggalangan kemitraan pendanaan dari perbankan, serta program penyediaan infrastruktur peternakan seperti jalan peternakan dan rumah potong hewan. (wahyudi aulia siregar)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in