Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/framework/full_page_cache.functions.php on line 133

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/vivvo_lite_site.php on line 115

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/vivvo_lite_site.php on line 328
Radio Smart FM - Danau Toba sebagai Kawasan Kawasan Strategis Nasional Plt Gubsu : Tunggu Peraturan Presiden
Home | Jurnal Medan | Danau Toba sebagai Kawasan Kawasan Strategis Nasional Plt Gubsu : Tunggu Peraturan Presiden

Danau Toba sebagai Kawasan Kawasan Strategis Nasional Plt Gubsu : Tunggu Peraturan Presiden

By
Font size: Decrease font Enlarge font
int/net int/net

Pemerintah Sumatera Utara mendorong masuknya Danau Toba sebagai kawasan strategis, di samping beberapa kawasan lainnya. Perwujudan masuknya danau terbesar di Asia Tenggara ini sebagai kawasan strategis, menanti terbitnya Peraturan Presiden.

Medan – Pemerintah Sumatera Utara memanti terbitnya Rancangan Peraturan Presiden yang menetapkan Danau Toba sebagai kawasan strategis di propinsi ini. Ditetapkannya Danau Toba sebagai kawasan strategis diharapkan dapat diikuti dengan lahirnya program lintas kementerian yang akan semakin menjadikan Danau Toba sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lainnya di Sumut.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho mengatakan hingga kini Pempropsu masih menanti terbitnya Rancangan Peraturan Presiden (Ranperpres) yang megnatur soal penunjukan Danau Toba sebagai kawasan strategis nasional. Seiring dengan usulan Pemerintah Sumatera Utara menjadikan beberapa kawasan di Sumut sebagai kawasan strategis nasional.
 
“Sekarang kita masih menunggu penerbitan Ranperpres penunjukan Danau Toba sebagai kawasan strategis,” terang Gatot Pudjonugroho pada Smart FM Medan.
 
Lanjut Gatot, ditetapkannya Danau Toba sebagai kawasan strategis nasional nantinya, akan diikuti dengan penyusunan program pembangunan oleh lintas kementerian. Seperti program Kementerian Pekerjaan Umum dalam bentuk pembangunan infrastruktur maupun sarana pariwisata. Revitalisasi budaya dan pariwisata sekitar Danau Toba serta perdagangan dan ekonomi kreatif. Diharapkan, paling lambat akhir 2011 Ranperpres itu sudah dapat diterbitkan sehingga proses revitalisasi kawasan dapat dimulai awal 2012 mendatang.
 
Dengan disetujuinya pembentukan Danau Toba sebagai kawasan strategis nasional, akan diikuti dengan pembentukan badan khusus yang mengelola kawasan tersebut ke depannya. Baik dalam bentuk otorita maupun perusahaan umum. Namun Gatot berharap idealnya pengelolaan dilakukan oleh Perusahaan Umum (Perum) agar sektor swasta juga dapat banyak terlibat memajukan Danau Toba.
 
“Kalau dari beberapa masukan dan diskusi yang saya berlangsung, idealnya dalam bentuk Perum. Karena harus diakui beberapa Otorita tidak maksimal,” kata Gatot lagi.
 
Pentingnya Danau Toba masuk sebagai kawasan strategis nasional, diakui didasari oleh ketidakmampuan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) menangani kepariwisataan di seputaran danau tersebut secara keseluruhan. Mengingat anggaran pariwisata Sumatera Utara yang hanya sebesar Rp 30 miliar per tahun. Jumlah itu masih harus dibagi lagi untuk operasional SKPD dan tujuan wisata lainnya di Sumut. (wahyudi aulia siregar)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in