Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/framework/full_page_cache.functions.php on line 133

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/vivvo_lite_site.php on line 115

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/vivvo_lite_site.php on line 328
Radio Smart FM - Sekitar 1,5 Juta Hektar Hutan Sumut Diusulkan Berubah Fungsi
Home | Jurnal Medan | Sekitar 1,5 Juta Hektar Hutan Sumut Diusulkan Berubah Fungsi

Sekitar 1,5 Juta Hektar Hutan Sumut Diusulkan Berubah Fungsi

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Menteri Kehutanan memastikan 1,5 juta hektar kawasan hutan di Sumatera Utara diusulkan untuk dilepaskan. Untuk dialihkan pada fungsi lainnya dalam Rencana Tata Ruang Wilayah RTRW Sumatera Utara tahun 2010-2030.

Medan – Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dalam kunjungannya ke Medan pekan lalu mengatakan usulan pelepasan 1,5 jutahektar kawasan hutan di Sumatera Utara itu merupakan bagian dari perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah RTRW Sumut yang kini telah memasuki tahap finalisasi. Untuk melakukan kajian atas usulan ini, pemerintah telah membentuk tim terpadu. Terdiri dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah propinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Serta melibatkan Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI).
 
“Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) propinsi ini sedang masuk tahap finalisasi. Untuk melihat mana yang boleh dan mana yang tidak,” terang Zulkifli Hasan.
 
Zulkifli Hasan juga menyebutkan rekomendasi atas usulan ini nantinya masih diserahkan pada DPR RI untuk kemudian diputuskan oleh Menteri Kehutanan. Khususnya soal kawasan yang termasuk strategis nasional. Setelah sebelumnya tim yang dibentuk melakukan kajian dan evaluasi terhadap kawasan-kawasan yang diusulkan, baik atas potensi ekonomi, keberlangsungan lingkungan maupun nilai strategis sebuah kawasan terhadap kepentingan nasional dan daerah.
 
Zulkifli Hasan juga menyebutkan, meski unsur pemerintah mendominasi tim terpadu, namun pemerintah dipastikan tetap objektif menyerahkan suluruh keputusan terkait luasan kawasan yang akan dilepaskan pada tim ini. Pemerintah juga belum mengetahui lokasi maupun peruntukan kawasan yang akan dilepaskan nantinya. Walau terdapat beberapa kawasan yang sejak awal diusulkan bagi eksplorasi pertambangan.
 
Sementara itu, pelepasan kawasan hutan ini diakui Pemerintah Sumatera Utara sangat penting. Dalam rangka member keleluasaan bagi pemerintah daerah melakukan pembangunan dan pengembangan ekonomi yang selama ini terhambat oleh kawasan hutan. Sekitar 1,5 juta hektar kawasan hutan yang dilepaskan dari fungsi hutan lindung ini juga dipastikan telah berubah fungsi sejak lama. Berupa dimanfaatkan sebagai lokasi pemukiman maupun lokasi perkantoran pemerintah di beberapa kabupaten/kota.
 
Walau pelepasan kawasan hutan ini dapat menjadi boomerang di kemudian hari, karena ada indikasi peruntukan lahan untuk pertambangan dan perkebunan sawit hanya akan menguntungkan segelintir pihak. (aulia siregar)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in