Home | Jurnal Medan | Pemko Medan Abaikan Standar Upah

Pemko Medan Abaikan Standar Upah

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Bekerja pada perusahaan milik negara atau pemerintah daerah, boleh jadi impian banyak orang di Kota Medan. Walau pada kenyataannya, Upah Minimum Kota (UMK) yang ditetapkan pemerintah setiap tahunnya tak selamanya dipatuhi oleh pemerintah daerah itu sendiri.

Medan – Ketua Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Kota Medan Robert Tambunan mengatakan pada tahun 2012 mendatang telah ditetapkan UMK Medan Rp 1.285.000,- per bulan. Jumlah ini sedikit meningkat bila dibandingkan UMK tahun 2011. Khususnya bagi pekerja berstatus lajang, dengan masa kerja di bawah satu tahun.
 
“Gubernur Sumatera Utara telah menerbitkan Surat Keputusan 188/1042 tahun 2011 tentang Upah Minimum Kota (UMK) Medan. Dan ini merupakan upah terendah bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun,” terang Robert Tambunan yang juga Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Medan pada Smart FM.
 
Tambunan juga menegaskan, paska ditetapkannya UMK tersebut, tidak ada alasan bagi pemberi kerja untuk tidak memenuhi UMK. Sembari mengingatkan pemberi kerja untuk juga mengacu pada standar upah sektoral yang besarannya merupakan kelipatan satu hingga sepuluh persen dari total UMK. Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Medan juga memastikan tidak akan menolelir, bila terdapat perusahaan yang tidak memenuhi SK tersebut. Pemberi kerja juga diancam mendapat sanksi tegas sesuai dengan ketentuan.
 
Meski pemerintah telah menetapkan standar upah yang diakui mengacu pada standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Namun Ketua Komisi C DPRD Medan Jumadi justru mengungkapkan adanya laporan yang mereka terima dari kalangan pekerja di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Petisah, medan. Berupa upah yang dibayarkan, jauh berada di bawah standar. Keluhan sejenis juga dikeluhkan oleh dua pasar lainnya di Kota Medan; Pasar Sukaramai dan Pasar Sambas.
 
“Kemarin kita menerima laporan dari para pekerja di tiga pasar di Medan yang mengeluhkan hanya menerima gaji Rp 600 ribu per bulan. Sementara UMK Medan 2011 sudah berada pada angka Rp 1,9 juta,” terang Jumadi.
 
Jumadi meminta Pemerintah Kota Medan dapat memberlakukan standar gaji sesuai dengan apa yang ditetapkan setiap tahunnya. Tanpa memberlakukan pengecualian. Mengingat standar kebutuhan hidup yang juga terus meningkat setiap tahunnya. Untuk itu pula, Komisi C DPRD Medan akan memanggil Pemerintah Kota Medan dan PD Pasar untuk menjelaskan persoalan ini.
 
Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Umum PD Pasar Petisah, M Yusuf Lubis mengakui minimnya upah yang diberikan kepada seluruh pekerja kebersihan maupun staf non Pegawai Negeri Sipil (PNS), didasari oleh kondisi keuangan yang sangat minim. Dengan jumlah pekerja yang banyak dan penghasilan yang sedikit, PD Pasar belum bisa menggaji pekerjanya secara layak.
 
“Kondisi keuangan kita dan potensi yang ada tidak sebanding. Untuk gaji saja sudah hampir 70 persen dari total penghasilan PD Pasar yang hanya Rp 1 miliar per bulan,” terang Lubis ditemui di ruang kerjanya. Dalam kondisi demikian, bila PD Pasar menaikkan gaji pekerja 20 persen saja, sudah dapat dipastikan PD Pasar tak lagi mampu menanggung biaya operasional.
 
Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Medan, Awaluddin Siregar menyesalkan standar penetapan upah yang menjadi acuan penetapan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) atau Upah Minimum Propinsi (UMP). Berupa adanya beberapa kebutuhan hidup yang tidak diakomodir. Seperti halnya kebutuhan pulsa telepon dan kebutuhan social kemasyarakatan. Ditambah lagi, upah yang ditetapkan pemerintah merupakan upah bagi pekerja berstatus lajang, tapi juga berlaku bagi pekerja yang telah berumah tangga.
 
“Pada umumnya pekerja telah berumah tangga dan punya tanggungan. Untuk itu kiranya pengusaha diharapkan tidak hanya berpegangan pada upah minimum,” pungkas Awaluddin Siregar.
 
Selain menetapkan upah minimum kabupaten/kota, Pemerintah Sumatera Utara juga telah menetapkan UMP Sumut 2012 sebesar Rp 1.200.000,- per bulan. (muhammad rizki)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in