Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/framework/full_page_cache.functions.php on line 133

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/vivvo_lite_site.php on line 115

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/radiosma/medan/lib/vivvo/vivvo_lite_site.php on line 328
Radio Smart FM - Pempropsu Bidik Eks HGU Sebagai Kawasan Terpadu
Home | Jurnal Medan | Pempropsu Bidik Eks HGU Sebagai Kawasan Terpadu

Pempropsu Bidik Eks HGU Sebagai Kawasan Terpadu

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Medan – Pemerintah Sumatera Utara (Pempropsu) merencanakan pembentukan kawasan terpadu, dalam rangka mendukung pergerakan pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat. Sebagai bentuk turunan program pembangunan Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo (Mebidangro). Program ini ditargetkan terealisasi secara bertahap mulai tahun 2013 hingga 2027 mendatang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis mengatakan kawasan terpadu yang tengah direncanakan meliputi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Percut yang akan dibangun pada kawasan seluas 3 ribu hektar. Sebagai bagian program kota baru dari Kementerian Perumahan Rakyat RI.
 
“Termasuk juga kawasan tembakau Deli yang juga harus kita pertahankan. Hal ini juga telah diatur dalam Perda 12 tahun 2007, kalau tidak salah,” kata Riadil Akhir Lubis sembari menjelaskan 12 hektar lahan tembakau Deli di Kabupaten Deliserdang akan dijadikan sebagai kawasan agropolitan. Berupa menjadikan kawasan ini sebagai lahan perkebunan dan lahan terbuka hijau bagi Kota Medan. Mengingat lahan tembakau Deli hampir mengelilingi Kota Medan.
 
Di samping itu, Pemerintah Sumatera Utara juga mempersiapkan kawasan pariwisata Danau Toba sebagai kawasan terpadu. Sebagai salah satu langkah merevitalisasi peran Danau Toba sebagai kawasan pariwisata utama di Sumatera Utara. Sedangkan Kota Medan tetap dipertahankan sebagai kawasan perkotaan, sebagai ibukota Propinsi Sumatera Utara.
 
Untuk mendukung upaya ini, Riadil Akhir Lubis pada Smart FM Medan mengaku akan memanfaatkan lahan berstatus eks Hak Guna Usaha (HGU) yang ada di Sumut. Saat ini Pempropsu tengah berupaya meminta peralihan fungsi ini pada pemerintah pusat. Mengingat penggunaan lahan tersebut akan mempermudah percepatan mewujudkan kawasan terpadu. Ketimbang harus melakukan pembebasan terhadap lahan masyarakat.
 
Meski rencana pembentukan kawasan terpadu ini baru akan digulirkan bertahap mulai 2013 hingga 2027 mendatang, namun Pemerintah Sumatera Utara sudah membuka kesempatan bagi swasta untuk mengambil peran mendukung program percepatan perwujudan kawasan terpadu ini. (aulia siregar)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in